Antisipasi Kerumunan Saat GeNose, Dishub Banyuwangi Halau Warga Abai Prokes

Ardian Fanani - detikNews
Rabu, 26 Mei 2021 15:31 WIB
Petugas Dishub Banyuwangi Mulai Jaga Pemeriksaan GeNose di Pelabuhan dan Terminal
tes GeNose di Banyuwangi (Foto: Ardian Fanani/detikcom)
Banyuwangi -

Antusias masyarakat mendapat surat bebas COVID-19 dengan tes GeNose makin tinggi. Di dua titik pemeriksaan GeNose, baik di Pelabuhan Ketapang maupun Terminal Sritanjung, selalu dipadati calon penumpang kapal yang melakukan pemeriksaan.

Dinas Perhubungan (Dishub) Banyuwangi menyiagakan petugas jaga untuk menghalau pemudik yang abai protokol kesehatan.

Plt Kadishub Banyuwangi, Dwi Yanto mengatakan, terkait tingginya animo pengguna GeNose, pihaknya berupaya membantu penyedia jasa dengan menempatkan beberapa petugas dari Dishub. Mereka ditugaskan untuk ikut membantu menata ketertiban di area loket GeNose. Sebab, jumlah personel penyedia jasa GeNose sangat terbatas.

"Mulai hari ini petugas kami ikut mengatur antrean. Termasuk panggilan untuk calon penumpang yang menggunakan GeNose karena banyaknya keinginan untuk saling mendahului," kata Dwi kepada wartawan, Rabu (26/5/2021).

Petugas juga diminta untuk menertibkan dan mencegah adanya calo GeNose. Dwi menegaskan harga untuk sekali tes GeNose Rp 40 ribu. Harga tersebut tertera di papan pengumuman yang dipasang di sekitar tempat layanan GeNose, baik di pelabuhan, stasiun, bandara, maupun terminal. Terkait tarif tes GeNose yang melebihi ketentuan, kata Dwi, memang ada kemungkinan dijalankan oleh calo.

"Kalau melihat aturannya sudah jelas Rp 40 ribu. Mungkin ada yang menggunakan modus antrean untuk menjual dengan harga lebih mahal," tuturnya.