Round-Up

Setitik Berkah Guru TK yang Diteror 24 Debt Collector Lapor Polisi

Tim Detikcom - detikNews
Jumat, 21 Mei 2021 10:10 WIB
Diintimidasi 24 Debt Collector, Guru TK di Malang Lapor Polisi
Foto file: Muhammad Aminudin
Surabaya -

Usai mendapat intimidasi 24 debt collector selama menagih pinjaman online (Pinjol), mantan guru TK di Kota Malang akhirnya melapor ke polisi. Didampingi kantor hukum 99 & rekan, guru TK berinisial S (32) mengadu ke Polresta Malang Kota, Kamis (20/5/2021).

"Hari ini, kami membuat pengaduan untuk tindakan pelanggaran pidana debt collector terhadap Ibu S. Bentuk-bentuk Intimidasi yang dilakukan, kita laporkan," kata Slamet Yuono, kuasa hukum S kepada detikcom, Kamis (20/5/2021).

Slamet menyebut laporan adanya pelanggaran pidana dalam bentuk intimidasi, tak berarti menghilangkan tanggung jawab pembayaran pinjaman online.

"Kita melaporkan pelanggaran pidananya, untuk utang harus tetap dibayar. Laporan ini juga menjadi edukasi bagi masyarakat ketika mengalami persoalan yang sama," jelasnya.

Menurut Slamet, pengaduan segala peristiwa yang dialami korban sudah pernah dilaporkan ke Satgas Waspada Investasi (SWI) pusat, sejak Desember 2020 lalu.

"Tapi hari ini, kita memilih untuk melaporkan tindak pidana yang dialami korban ke Polresta Malang Kota," tuturnya.

Kendati demikian, Slamet mengatakan teror debt collector kepada S mulai berkurang. Bila sebelumnya, teror bisa terjadi sampai 20 kali dalam sehari, kini hanya dua atau sekali saja teror dalam sepekan.

"Alhamdulillah, teror oleh debt collector sudah berkurang. Jika dibandingkan sebelumnya," kata Slamet.

Simak juga 'Berkaca dari Kasus Debt Collector, TNI Siap Tumpas Aksi Premanisme':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2