Jutaan Ubur-ubur 'Invasi' Pantai Mayangan Kota Probolinggo

M Rofiq - detikNews
Rabu, 19 Mei 2021 14:11 WIB
ubur-ubur di probolinggo
Ubur-ubur penuhi Pantai Mayangan Kota Probolinggo (Foto: M Rofiq)
Probolinggo -

Jutaan ubur-ubur memenuhi pantai di areal Pelabuhan Perikanan Mayangan Kota Probolinggo. Keberadaan ubur-ubur ini mengganggu pemancing dan wisatawan rendam air laut.

Sudah sepekan lamanya binatang lunak ini 'menginvasi' pantai di area Pelabuhan Tanjung Tembaga dan Pelabuhan Perikanan Mayangan Kota Probolinggo. Fenomena tahunan ini terjadi saat ubur-ubur mencari pantai yang berair hangat.

Hasilnya, pantai di sekitar pelabuhan dipenuhi ubur-ubur yang terlihat pada setiap pagi menjelang siang dan sore. Ubur-ubur ini sedikit banyak mengganggu nelayan dan pemancing. Karena keberadaan ubur-ubur ini membuat ikan menjauh.

ubur-ubur di probolinggoFoto: M Rofiq

Ubur-ubur yang ada di pantai ini muncul dengan berbagai warna. Di antaranya adalah warna putih bening, biru, dan bintik-bintik kecoklatan. Yang paling mendominasi adalah warna putih bening.

Meski terlihat tak membahayakan, namun ada beberapa jenis ubur-ubur yang sangat membahayakan. Selain menyengat, ubur-ubur yang berbintik hitam bisa menyebabkan gatal hingga infeksi di kulit.

"Menggelikan dan menjengkelkan ubur-ubur ini yang sudah semingguan di sini. Ubur-ubur ini sangat mengganggu pemancing. Ikan lari kalau ada ubur-ubur" ujar salah satu pemancing, Didik, kpada detikcom, Rabu (19/5/2021).

Selain mengganggu pemancing, ubur-ubur ini juga mengganggu pengunjung yang tengah berwisata berendam air laut di Pantai Mayangan. Salah satu wisatawan rendam air laut, Margo Muyono (40), mengatakan dia dan keluarganya tak berani berendam karena banyaknya ubur-ubur di tepi pantai.

"Banyak sekali ubur-uburnya, jadi keluarga dan anak tidak jadi berendam air laut. Saya mencoba berendam kulit langsung gatal," kata Margo.

Diperkirakan fenomena tahunan ini akan terus berlanjut hingga puncak musim kemarau. Sekitar satu atau dua bulan ke depan, kawanan ubur-ubur ini akan kembali ke habitatnya.

(iwd/iwd)