Lebaran Sudah di Depan Mata, Mal Surabaya Masih Dipadati Warga

Hilda Meilisa - detikNews
Rabu, 12 Mei 2021 20:22 WIB
mal di surabaya
Food court di mal Surabaya yang ramai (Foto: Esti Widiyana)
Surabaya -

Hari Raya Idul Fitri sudah di depan mata. Malam lebaran ini diisi warga Surabaya dengan berjalan-jalan, buka bersama, hingga belanja kebutuhan Hari Raya Idul Fitri di mal. Seperti di mal Surabaya yang mulai dipadati pengunjung.

Dari pantauan detikcom, Tunjungan Plaza (TP) Mal Surabaya di H-1 Lebaran semakin sore kian ramai. Terlebih adanya iming-iming diskon hingga 80% yang menarik pengunjung.

Selain berbelanja pakaian dan kebutuhan untuk lebaran besok, Kamis (13/5), pengunjung juga memenuhi tempat makan. Tak sedikit pula pengunjung yang datang untuk berbuka bersama di hari terakhir Ramadhan dengan keluarga maupun teman.

Salah satu pengunjung TP mal Surabaya, Syadza Putri sengaja datang ke TP untuk berbuka puasa. Namun, saat melihat diskon bertebaran, ia pun tak sanggup menahan dan memburu diskon.

"Soalnya nggak mudik, jadi ke sini sama teman-teman untuk bukber, kan hari terakhir puasa. Sekalian belanja, diskonnya terus mengundang, jadi ya sekalian," kata Syadza kepada detikcom, Rabu (12/5/2021).

Ia pun tak menyangka TP semakin sore semakin ramai, meskipun esok sudah lebaran. "Iya ramai sekali, saya pikir sudah mulai sepi karena besok sudah lebaran," ujarnya.

Hal serupa juga terjadi di mal yang tidak jauh dari TP, yakni BG Junction Surabaya. Mal yang terletak di Jalan Bubutan ini terlihat ramai dan dipadati pengunjung. Mulai dari pintu masuk hingga masuk dalam mal.

Dari mulai outlet pakaian, sepatu, hingga asesoris semua dipadati oleh pengunjung. Rata-rata pengunjung BG Junction dipadati oleh rombongan keluarga.

Di lantai foodcourt pun pengunjung juga padat, bahkan petugas sampai menambah kapasitas ruangan dan kursi untuk menampung pengunjung yang ada.

"Bagi pengunjung kami imbau untuk tetap jaga jarak, bagi yang belum dapat tempat duduk. Bisa bergeser ke kanan saya, karena sudah kami sediakan tempat," ujar salah satu petugas mal menggunakan pengeras suara.

Salah satu pengunjung, Putri pun sampai tidak kebagian tempat duduk. Ia terpaksa harus makan sambil berdiri. Semakin malam pun kondisi mal semakin padat.

"Padahal belum malam sekali, mau buka juga, ternyata ramai sekali. Saya sampai gak dapat tempat duduk. Kalau tau gini ya jadi takut ke mal," pungkasnya.

(hil/iwd)