Perjuangan Pemudik Sebelum Dilarang, 3 Jam Menunggu Demi Tes GeNose

Ardian Fanani - detikNews
Rabu, 05 Mei 2021 23:31 WIB
mudik di banyuwangi
Banyak pemudik bermotor berusaha menyeberang dari Bali ke banyuwangi sebelum mudik dilarang (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi -

Sebelum pemberlakuan larangan mudik, para pemudik dari Bali ke Banyuwangi harus berjuang ekstra keras. Mereka rela menunggu 3 jam untuk menyeberang dari Bali ke Jawa.

Mereka harus rela antre untuk mendapatkan kartu sehat GeNose, sebagai persyaratan bebas COVID-19.

Puluhan kendaraan roda dua keluar dari kapal di salah satu dermaga di Pelabuhan ASDP Ketapang Banyuwangi, Rabu (5/5/2021). Mereka nekat pulang mudik, karena ingin berlebaran sebelum penyekatan berlangsung akhir malam ini.

Namun, di tengah mudik, ada perjuangan yang tak mudah bagi perantau yang akan pulang. Seperti Nurwahid, perantau dari Tabanan Bali yang menyeberang dan mudik ke Banyuwangi. Dirinya harus antre 3 jam untuk tes kesehatan GeNose.

mudik di banyuwangi3 Jam menunggu demi surat bebas COVID-19 (Foto: Ardian Fanani)

"Harus antre 3 jam. Dua jam di timbangan Cekik dan 1 jam di Pelabuhan Gilimanuk," ujarnya kepada wartawan.

Selain antrean test GeNose, kata Nurwahid, kerusakan mesin GeNose C19 di timbangan Cekik membuat antrean semakin panjang. Hingga akhirnya, para pemudik diminta melakukan uji test GeNose di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali.

"Akhirnya ke Pelabuhan ASDP Gilimanuk. Itu aja antre satu jam saya disana. Karena limpahan di Cekik langsung ke Pelabuhan semua," pungkasnya.

Hal yang sama diungkapkan oleh Chofi, pemudik asal Madura. Jumlah permohonan test GeNose di Pelabuhan Gilimanuk Bali membludak. Dirinya mendapatkan nomer urut 402, untuk test GeNose.

"Antreannya banyak. Pokoknya membludak," tambahnya.

Dirinya mengaku sengaja mudik lebih awal, karena adanya pelarangan mudik lebaran 2021. Biasanya, dirinya pulang ke Madura mendekati hari raya.

"Ya karena ada pembatasan. Makanya pulang sekarang," pungkasnya.

(iwd/iwd)