Polisi Gagalkan Empat Pemudik Lewat Jalur Tikus ke Pulau Sapeken

Ardian Fanani - detikNews
Rabu, 05 Mei 2021 19:31 WIB
mudik di banyuwangi
Polisi kembalikan pemudik ke Pulau Sapeken yang tak bawa surat tes COVID-19 (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi -

Polisi mengamankan 4 pemudik yang akan mudik ke Pulau Sapeken Madura. Mereka adalah perantau dari Bali yang transit di Pelabuhan Rakyat Marina Boom, Banyuwangi.

Mereka adalah IR, MR, SM, dan IH. Mereka tiba di Pelabuhan Marina Boom, Banyuwangi, Selasa (4/5/2021). Polisi pun mengamankan keempatnya dan nakhoda kapal. Padahal keempatnya berniat berlebaran di kampung halaman. Namun sayang mereka terpaksa membatalkan hal tersebut.

"Kita dari Bali mau ke Sapeken. Sengaja naik kapal ini, karena tidak ada penyeberangan sebelum tanggal 6 Mei," ujar IR kepada wartawan, Rabu (5/5/2021).

IR mengaku sengaja naik kapal barang tujuan Pulau Sapeken agar tak terkena penyekatan di Pelabuhan ASDP Ketapang Banyuwangi. Selain itu, ongkos untuk tes kesehatan terbebas dari COVID-19 dinilainya mahal.

"Makanya kita langsung ikut kapal ini saja. Tidak ada rapid-rapid an. Kita hanya nunggu kebijakan dari pak polisi saja ini," pungkasnya.

Keempat pemudik ini diamankan oleh anggota Polsek Banyuwangi yang saat melakukan pengamanan di pelabuhan Pantai Marina Boom.

"Mereka perantauan di Bali, mereka mengelabui petugas dengan mudik melalui jalur tikus di Pantai Boom Banyuwangi," kata AKP Kusmin, Kapolsek Kota Banyuwangi.

Aksi itu, masih kata Kusmin, akhirnya berhasil digagalkan ketika anggota melakukan pemantauan di pelabuhan rakyat. Ketika patroli itulah, melihat adanya rombongan yang nekat melakukan mudik dengan membawa barang-barang cukup banyak.

"Kita langsung hampiri dan dilakukan pendataan, keempatnya langsung mengaku hendak mudik. Sehingga, kami minta untuk putar balik tetap menggunakan kapal milik nelayan tersebut," pungkasnya.

(iwd/iwd)