Kasus Pria Bodohkan Pengunjung Mal Bermasker, Warga: Hukuman Kurang Setimpal

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Rabu, 05 Mei 2021 12:07 WIB
Pria yang viral membodohkan pengunjung mal bermasker di Surabaya telah ditangkap. Pelaku mengaku menyesali perbuatannya.
Pria yang viral membodohkan pengunjung mal bermasker/Foto file: Amir Baihaqi

"Saya menyesal. Kata-kata yang saya ucapkan memang tidak pantas. Saya menyesali, Pak. Saya meminta maaf kepada seluruh warga Indonesia yang sudah melihat Insta Story saya, terutama warga Surabaya. Semua masyarakat yang sudah patuh terhadap prokes. Saya akan patuh prokes, terutama masker," kata Putu.

Usai diamankan di Polrestabes Surabaya, Putu kemudian diangkut ke Liponsos Surabaya untuk menjalani kerja sosialnya. Ya, Putu dihukum denda administratif Rp 150 ribu dan kerja sosial. Di Liponsos, Putu harus memberi makan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) 1x24 jam.

"Jadi nanti Mas Putu ini kita ajak ke Liponsos agar tahu bagaimana kita melayani penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS), baik itu warga yang terlantar maupun gangguan jiwa mulai memberi makannya, menjaga kebersihannya," ujar Kepala Satpol PP Surabaya Eddy Christijanto.

Menurut Eddy, sanksi itu diberikan karena Putu dinilai telah melanggar protokol kesehatan yang diatur dalam Perwali Nomor 10 Tahun 2021. Dalam hal ini tidak memakai masker serta mempengaruhi orang lain dengan opininya.

"Apa yang dilakukan ini termasuk pelanggaran berat dalam protokol kesehatan. Karena mereka mengajak atau mempengaruhi opini masyarakat untuk tidak memakai masker di masa pandemi ini. Jadi ada unsur ajakan, provokatif terhadap masyarakat yang sudah patuh memakai masker," pungkas Eddy.

Halaman

(sun/bdh)