Jokowi Akan Resmikan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik di Surabaya

Esti Widiyana - detikNews
Selasa, 04 Mei 2021 21:52 WIB
pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL)
PSEL ini akan diresmikan Jokowi pada Kamis (6/5)/Foto: Dok. Pemkot Surabaya
Surabaya -

Presiden Jokowi akan meresmikan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) yang ada di Benowo, Surabaya. Jokowi akan melakukan peresmian pada Kamis (6/5).

Hal itu disampaikan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meninjau kesiapan PSEL sebelum diresmikan. Eri meninjau pengcekan proses pengolahan sampah hingga bisa menjadi listrik.

"Jadi, kali ini saya cek kesiapannya, karena Insyallah tanggal 6 Mei 2021 akan diresmikan oleh Pak Presiden sebagai pengolahan sampah pertama dengan kapasitas listrik terbesar di Indonesia," kata Eri di PSEL Benowo, Selasa (4/5/2021).

pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL)Bagian dalam PSEL (Foto: Esti Widiyana)

Dari hasil tinjauan, Eri mengatakan semua sistem sudah berjalan dengan baik di PSEL Benowo. Meski ada beberapa hal yang harus diperbaiki lagi, seperti catnya yang sudah mulai kusam dan ada beberapa tempat yang masih kotor.

"Semuanya sudah berjalan dengan baik. Tadi boilernya dan turbinnya berjalan dengan baik. Alhamdulillah sudah berjalan seperti biasa, tadi saya juga ngecek tempat pemilihannya seperti apa, jangan sampai ada yang kurang, tapi alhamdulillah sesuai dengan apa yang ada di kontrak, sehingga ini tinggal persiapan diresmikan oleh Pak Presiden," jelas Eri.

Menurut Eri, pengolahan sampah menjadi listrik itu sudah berjalan dengan baik selama ini. Bahkan, saat ini sudah bisa menghasilkan listrik 11 megawatt dari pengolahan 1.000 ton perhari.

"Jadi, di dalam kontrak itu 1.000 ton per hari harus bisa diolah menjadi listrik, tentu ini sangat bermanfaat bagi warga," ujarnya.

Selain di PSEL Benowo, Eri juga meninjau pembangunan jalan lingkar luar barat (JLLB). Mulai dari jalan yang tembus antara PSEL Benowo ke kawasan Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), lalu ke arah timur yang tembus simpang 4 Fly Over Pelindo dan juga ke utara ke Simpang Romokalisari.

"Karena ini proyek kementerian, saya cek juga. Nanti akan saya sampaikan ke Presiden progresnya, karena untuk menuju GBT ini ada beberapa pintu masuk, jadi akses jalannya sudah banyak, karena ini juga untuk persiapan Piala Dunia U-21. Insyallah Bulan Juni tahun ini akan segera rampung semuanya," pungkasnya.

(iwd/iwd)