Banyuwangi Semakin Perketat Titik Perbatasan Jelang Larangan Mudik

Ardian Fanani - detikNews
Selasa, 04 Mei 2021 15:56 WIB
Banyuwangi Semakin Perketat Titik Perbatasan Jelang Larangan Mudik
Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi -

Satgas COVID-19 Banyuwangi mengimbau dengan tegas agar seluruh warga mematuhi pemberlakuan larangan mudik Lebaran. Baik mereka yang akan datang ke Banyuwangi maupun ke luar daerah.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani secara resmi telah mengeluarkan surat edaran terkait larangan mudik atau bepergian ke luar daerah. Hal tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 48/SE/STPC/2021 tentang pengendalian penyebaran COVID-19 selama masa pengetatan dan peniadaan mudik hari raya Idul Fitri 1442 H.

"Kami kemarin sudah menggelar rakor dengan Forkopimda terkait pelarangan mudik. Titik-titik penyekatan terus dipantau dan diperketat," kata Bupati Ipuk, Selasa (4/5/2021). Rakor tersebut diikuti seluruh jajaran satgas COVID-19 tingkat kecamatan dan desa/kelurahan. Hadir pula Dandim 0825 Letkol Inf Yuli Eko Purwanto, Sekretaris Daerah Mujiono, dan Kabagops Polresta Banyuwangi, Kompol Agung Setyo Budi.

Ipuk menjelaskan, pelarangan mudik ini merupakan instruksi dari pemerintah pusat, yang diberlakukan efektif mulai 6-17 Mei 2021.

"Pemerintah tidak menginginkan terjadinya gelombang peningkatan COVID-19 seperti di India. Akibat kelonggaran menjalankan protokol kesehatan, India mengalami peningkatan kasus tajam, mencapai lebih dari 350.000 kasus per hari. Fasilitas kesehatan di sana kewalahan," ujar Ipuk kepada detikcom.

Tidak hanya mengimbau melakukan pelarangan mudik 2021, Ipuk juga menginstruksikan satgas kecamatan dan desa/kelurahan mengoptimalkan pengawasan disiplin protokol kesehatan COVID-19 kepada warga.

"Aktivitas di pusat perbelanjaan dan pasar meningkat tajam, tolong cek lagi. Jangan sampai ada kerumunan warga yang mengabaikan jarak. Kasus kematian akibat COVID-19 dalam beberapa hari terakhir telah menjadi warning bagi kita semua. Pandemi tidak bisa dianggap remeh," kata Ipuk.

Sekda Mujiono menambahkan, jajaran lintas sektor telah menyiapkan titik penyekatan, yaitu wilayah utara di Kecamatan Wongsorejo (perbatasan Banyuwangi-Situbondo), wilayah selatan di Kecamatan Kalibaru (perbatasan Banyuwangi-Jember), Pelabuhan Ketapang (penyeberangan Ketapang- Gilimanuk), dan di Kecamatan Licin (perbatasan Banyuwangi-Bondowoso).

Pada periode 22 April-5 Mei dan 18-24 Mei, juga dilakukan pengetatan di lima titik pengecekan (check point), yaitu di Wongsorejo, Kalibaru, Kalipuro, Pelabuhan Ketapang, dan Kecamatan Licin. Sebanyak 265 personel diterjunkan, gabungan dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, BPBD dan relawan.

Selanjutnya
Halaman
1 2