Round-Up

Eks Penjara Kalisosok yang Dulu Angker Tak Terawat Kini Tak Menyeramkan Lagi

Tim Detikcom - detikNews
Rabu, 14 Apr 2021 08:56 WIB
Penampakan penjara kalisosok surabaya saat dibersihkan DKRTH setelah mangkrak bertahun-tahun
Eks bangunan Penjara Kalisosok (Foto file: Esti Widiyana/detikcom)
Surabaya -

Bangunan cagar budaya di Surabaya, eks Penjara Kalisosok kini tengah proses pembersihan. Semak-semak tumbuhan liar yang membuat kesan angker juga tak luput dibabat bersih.

Sebagian semak dan tumbuhan liar mulai dibabat Pemkot Surabaya dan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB). Setelah bersih, tim TACB akan melakukan pemetaan zonasi penjara melalui peta dan analisa zonasi.

Penjara Kalisosok di Surabaya memiliki cerita historis yang melegenda. Penjara ini dibangun sejak abad 18 oleh Belanda dan konon menjadi tempat yang nyaman bagi warga yang bersalah. Sebab, penjara ini disebut memiliki taman indah dan tempat yang nyaman.

Sebelumnya, bangunan eks Penjara Kalisosok di sebelah utara Jalan Rajawali dan Kembang Jepun ini tampak tidak terawat. Dinding-dindingnya terkelupas, dipenuhi lumut, tumbuhan merambat dan ada pohon-pohon liar menjulang tinggi dan lebat.

Penampakan penjara kalisosok surabaya saat dibersihkan DKRTH setelah mangkrak bertahun-tahunPenampakan Penjara Kalisosok Surabaya saat dibersihkan/ Foto: Esti Widiyana

Di sekitarnya hanya digunakan sebagai pangkalan truk dan tempat parkir kendaraan. Tampak pula bendera merah putih berdiri dengan penyangganya yang usang dan mengelupas. Padahal dahulu, tempat ini menjadi tempat terbaik di Surabaya.

Upaya pembersihan itu merupakan perlindungan cagar budaya dengan menetapkan batas-batas keluasan, serta pemanfaatan ruang berdasarkan hasil kajian. Ketua TACB Surabaya, Retno Hastijanti mengatakan, pembersihan ini menjadi langkah awal untuk melakukan pemetaan. Tentu saja sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

"Kami langsung pemetaan singkat. Jadi ya harus dicicil. Analisa zonasi yang dilakukan harus secara terintegrasi. Nantinya, kami akan menggunakan berbagai layer peta yang ada dari berbagai zaman dan pendudukan. Karena, bekas Penjara Kalisosok ini tidak hanya pernah dikelola oleh Indonesia, tapi Jepang dan Belanda juga," kata Retno kepada wartawan di Surabaya, Selasa (13/4/2021).

Penjara yang sudah tidak digunakan pascareformasi itu dibersihkan setelah mendapat lampu hijau dari pihak pengelola. Sebelumnya, Pemkot Surabaya telah menyurati pengelola yang berada di Jakarta. Retno menjelaskan, pembersihan ini memiliki dua tahapan. Pertama, pembersihan untuk membuka dan membuat akses masuk dan keluar eks bangunan Penjara Kalisosok.

Tonton juga Video: Cerita Mistis Kolam Renang di Pacitan yang Bikin Merinding

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2