Polisi Mulai Hari Ini Lakukan Penyekatan di 7 Titik Perbatasan Jatim

Hilda Meilisa - detikNews
Senin, 12 Apr 2021 11:04 WIB
Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta
Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta (Foto: Hilda Meilisa Rinanda)
Surabaya -

Polisi hari ini mulai melakukan penyekatan di 7 titik perbatasan Jatim. Pengguna kendaraan yang melewati perbatasan akan diberi sosialisasi tentang larangan mudik.

"Kami akan melakukan beberapa penyekatan, kami sosialisasikan dari sekarang. Jadi sosialisasi dan edukasi ini maknanya supaya masyarakat mengerti dan melaksanakan program pemerintah," ujar Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta usai apel operasi keselamatan di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Senin (12/4/2020).

Nico mengatakan operasi keselamatan dan penyekatan ini bertujuan untuk mengantisipasi masyarakat pergi mudik. Juga demi memutus mata rantai penularan COVID-19.

Nantinya pengguna jalan yang melewati penyekatan belum akan diputar balik. Pengguna jalan akan diberi imbauan agar tak mudik lebaran. Karena saat larangan mudin pada 6-17 Mei, kendaraan yang melewati perbatasan akan diputar balik.

"Jajaran Polda Jatim beserta TNI dan stakeholder lainnya melaksanakan kegiatan apel dalam rangka operasi keselamatan Semeru 2021. Tujuannya yang pertama memberikan sosialisasi terkait kebijakan pemerintah untuk larangan mudik," kata Nico.

Nico menegaskan keputusan larangan mudik oleh pemerintah ini sudah tepat. Karena kenaikan kasus COVID-19 terjadi saat ada momentum pergerakan masyarakat hingga libur panjang.

"Karena kita ketahui bersama, pascaliburan yang kita alami dari tahun kemarin yaitu natal dan tahun baru, kemudian mudik tahun kemarin juga, selesai liburan, angka COVID-19 naik. Sehingga ada asumsi bahwa pergerakan manusia dalam waktu bersamaan akan memperbesar risiko persebaran COVID-19. Sehingga kita lakukan kegiatan hari ini," imbuh Nico.

Nico menyebut ada 3.300 personel dari seluruh Jatim yang akan diterjunkan. Pihaknya juga meminta bantuan dari stakeholder di Jatim.

"Seluruhnya ada 3.300-an seluruh Jatim. Kami juga meminta bantuan dari TNI, TNI AD, AL dan AU yang ada di seluruh jajaran untuk bersama kami melaksanakan kegiatan ini. Tentunya stakeholder terkait dari lalu lintas perhubungan, kesehatan dan ada juga beberapa ormas yang kita libatkan untuk menginformasikan kebijakan pemerintah ini. Kita mulai kegiatan ini dari tanggal 12 April ya," jelas Nico.

Untuk itu, Nico meminta bantuan masyarakat agar mendukung langkah pemerintah ini. Nico berharap upaya ini bisa menekan penularan COVID-19.

"Tentunya kami mohon dukungan masyarakat dan mohon memberitahukan sanak saudaranya supaya nanti lebaran tetap di rumah," tandas Nico.

7 titik penyekatan tersebut di Jatim yakni:

1. Perbatasan gerbang Tol Ngawi - Solo
2. Perbatasan Ngawi Mantingan - Sragen
3. Perbatasan Tuban - Rembang
4. Perbatasan Bojonegoro - Cepu
5. Perbatasan Magetan - Karanganyar
6. Perbatasan Pacitan Donorejo - Wonogiri
7. Pelabuhan Ketapang Banyuwangi - Gilimanuk Bali

(hil/iwd)