Anggota Polresta Malang Kota yang Salah Gerebek Kolonel TNI AD Ditangani Propam

Hilda Meilisa - detikNews
Jumat, 26 Mar 2021 12:14 WIB
Anggotanya Salah Gerebek Kolonel TNI AD, Kapolresta Malang Minta Maaf
Permintaan maaf Kapolresta Malang Kota kepada Kolonel Chb I Wayan Sudarsana (Foto: Istimewa)
Kota Malang -

Penggerebekan yang dilakukan anggota Satreskoba Polresta Malang Kota di Hotel Regent Park salah sasaran. Kini, empat anggota yang salah sasaran telah ditangani Propam.

Empat anggota Satreskoba tersebut salah sasaran saat menggerebek seorang kolonel dari TNI AD pada Kamis (25/3). Mereka berempat menggerebek anggota TNI berpangkat kolonel, Kol Chb I Wayan Sudarsana (Kasubditbinbekhar Sdircab Pushubad). Saat itu, sang kolonel sedang bertugas sebagai Pemeriksaan Materil Perbekalan dan Fasilitas (Rikmat Bekfas) TW I Tahun Anggaran 2021.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli mengatakan pihaknya telah meminta maaf dan telah dilakukan mediasi. Permintaan maaf ini telah diterima oleh kolonel tersebut dan instansi TNI AD.

"Terkait kejadian adanya kesalahan prosedur atau kesalahan SOP yang dilakukan oleh anggota dari Satreskoba Polresta Malang terkait masalah tindakan kepolisian yang jelas-jelas salah prosedur. Itu sudah dilakukan mediasi dan kami juga mengajukan permohonan maaf dan sudah diterima," kata Gatot di Surabaya, Jumat (26/3/2021).

Gatot mengatakan pihak Propam dari Polresta Malang Kota telah menangani kasus ini. Gatot berharap, kejadian ini tak terulang lagi. Dia juga menyebut hubungan Polri-TNI di Jatim saat ini guyub rukun.

"Namun, petunjuk dalam hal penanganan kesalahan anggota tetap dilakukan tindakan terhadap para anggota yang terlibat. Saat ini sudah dilakukan penanganan oleh Propam dari Polresta Malang," ungkap Gatot.

"Pada prinsipnya kami TNI Polri yang ada di Jawa Timur tetap solid," pungkasnya.

Sebelumnya, dari informasi yang diterima detikcom, saat itu sekitar pukul 04.30 WIB, kamar Kolonel Chb I Wayan Sudarsana mendengar ada yang mengetuk pintu kamar. Setelah dibuka, empat orang yang mengaku polisi menerobos memaksa masuk ke dalam kamar.

Simak juga video 'Korem 074/Warastratama Bangun Daerah Tertinggal di Wonogiri':

[Gambas:Video 20detik]