Gubernur Khofifah Raih Special Achievement Award dari Fokal IMM

Amir Baihaqi - detikNews
Kamis, 25 Mar 2021 21:12 WIB
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mendapat Special Achievement Award dari Forum Komunikasi Alumni (Fokal) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). Penghargaan itu diberikan dalam Milad ke-57 IMM.
Milad ke-57 IMM/Foto: Istimewa
Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mendapat Special Achievement Award dari Forum Komunikasi Alumni (Fokal) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). Penghargaan itu diberikan dalam Milad ke-57 IMM.

Khofifah mendapatkan penghargaan itu karena dinilai mampu membawa Jatim guyup rukun dan membawa harmonisasi antarkelompok masyarakat. Khofifah direncanakan bakal membuka acara Milad ke-57 IMM pada Sabtu (27/3).

Selain Khofifah, dua tokoh yang mendapatkan Special Achievement Award adalah Ketua PW Muhammadiyah Jatim Saad Ibrahim dan Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya Sukadiono.

Sedangkan untuk kategori Lifetime Achievement Award bakal diberikan kepada sembilan tokoh Jatim lainnya. Mereka adalah (alm) M Zuhdi, Dr HM Sulhon Amien, Prof Biyanto, Prof Agus Purwanto, (alm) Drs H Kuswiyanto,M.Si, Dr Sholihin Fanani, Dr Ramlyanto, Farid Fatoni, Suli Da'im, dan Choirul Anam.

Ketua Forum Keluarga Alumni IMM Jatim Suli Da'im mengatakan, pada penyelenggaraan milad tahun ini pihaknya total memberikan kepada 12 tokoh. Penghargaan itu diberikan karena mereka dinilai memiliki kontribusi persyarikatan maupun bangsa.

"Kami akan memberikan penghargaan kepada 12 tokoh yang dianggap memiliki kontribusi kepada ikatan, persyarikatan, dan bangsa," kata Suli dalam keterangan resminya yang diterima detikcom, Kamis (25/3/2021).

Menurut Suli, pada pemberian gelar dan acara Milad ke-57 IMM pihaknya akan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Hal ini sebagai komitmen untuk membantu pemerintah dalam penanggulangan pandemi COVID-19.

"Kita berkomitmen mematuhi prokes untuk mendukung program pemerintah," ujar Suli.

Tak hanya itu, untuk menghindari kerumunan, panitia juga bakal membatasi jumlah peserta yang hadir. Sebagai gantinya, panitia akan menyediakan live streaming.

"Bagi peserta yang tidak hadir bisa mengikuti live streaming di akun YouTube UM Surabaya," pungkas Suli. (sun/bdh)