Petani di Mojokerto Kompak Jaga Kebun Cabai 24 Jam Gegara Harga Meroket

Enggran Eko Budianto - detikNews
Selasa, 23 Mar 2021 14:31 WIB
Petani di Mojokerto Kompak Jaga Kebun Cabai 24 Jam Gegara Harga Meroket
Kebun cabai di Mojokerto (Foto: Enggran Eko Budianto/detikcom)
Mojokerto - Harga cabai rawit yang meroket saat ini membuat para petani di Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto kompak menjaga kebun mereka. Ratusan hektare tanaman cabai dijaga selama 24 jam mencegah pencurian.

Seperti yang dilakukan Triaji (58), petani cabai di Desa Jatirowo, Kecamatan Dawarblandong. Ia mempunyai kebun cabai dengan luas sekitar 33 x 10 meter persegi. Tanaman tersebut kini berumur 2 bulan lebih karena ditanam pertengahan Desember tahun lalu.

Sama dengan petani cabai lainnya di Dawarblandong, masa panen di Jatirowo dimulai akhir Februari 2021. Selama satu bulan terakhir, Triaji bersama petani lainnya rela menginap di kebun cabai untuk mencegah pencurian.

"Karena keadaan harga cabai mahal. Harga di petani tidak merata, paling rendah Rp 80.000/kg, tertinggi Rp 115.000/kg," kata Triaji kepada detikcom, Selasa (23/3/2021).

Harga cabai rawit di petani tahun ini memang sedang manis-manisnya. Karena tahun lalu, cabai di petani paling tinggi Rp 60.000/Kg. Bahkan harganya jatuh saat panen raya menjadi Rp 10.000/Kg.

Oleh sebab itu, Triaji dan petani cabai lainnya di Jatirowo menjaga kebun mereka selama 24 jam selama musim panen tahun ini. Penjagaan dilakukan dengan sistem gotong-royong sehingga saling bergantian.