Satu dari 4 Pelaku Perampokan di Banyuwangi Diduga Bawa Senjata, Siapa Dia?

Ardian Fanani - detikNews
Sabtu, 13 Mar 2021 15:20 WIB
Aksi perampokan Toko Emas Wangi di Jalan Gajah Mada Genteng dilakukan empat orang. Diduga satu pelaku membawa senjata api yang diselipkan di pinggangnya.
Seorang pria bawa senjata (Foto: Ardian Fanani/detikcom)
Banyuwangi - Aksi perampokan Toko Emas Wangi di Jalan Gajah Mada Genteng dilakukan empat orang. Diduga satu pelaku membawa senjata api yang diselipkan di pinggangnya. Hal itu terekam CCTV saat keempatnya masuk ke toko dengan suasana ramai pengunjung.

Pantauan detikcom dalam rekaman CCTV, para pelaku perampokan masuk ke toko dengan cara menarik paksa pintu yang tertutup. Karyawan yang mencoba menahan pintu sempat terpental. Setelah tiga orang masuk, satu orang menjaga pintu. Karyawan pun tak diperbolehkan keluar masuk.

Dalam rekaman CCTV itu, pelaku yang berada di pintu sempat menyingkapkan kaos hitam, untuk menunjukkan benda yang berada di pinggangnya. Setelah itu, karyawan yang berada di toko hanya bisa diam tak berkutik.

Hestin, karyawan Toko Emas Wangi mengaku dirinya diancam akan ditembak kepalanya jika menutup pintu masuk toko. Apalagi, dirinya melihat di pinggang salah satu pelaku terselip senjata api.

"Sempat hilang mau ditembak kepala saya. Makanya saya lari dan diam di dalam toko," ujarnya kepada wartawan, Sabtu (13/3/2021).

Menurut Hestin, aksi perampokan itu sangat singkat. Hanya sekitar 5 menit. Satu pelaku menjaga pintu masuk, sementara tiga sisanya melakukan penjarahan emas di etalase toko. Perhiasan emas itu pun kemudian ditaruh di kantong plastik dan dibawa kabur pelaku.

"Satu menjaga pintu yang tiga orang langsung ambil emas ditaruh di kresek," pungkasnya.

Sebuah toko emas di Kecamatan Genteng Banyuwangi dijarah 4 pria tak dikenal. 3,7 Kg emas dirampas. Aksi penjarahan itu terekam CCTV toko dan dilaporkan ke aparat kepolisian. 4 Pelaku terekam saat masuk ke toko dari pintu samping.

Terlihat dalam CCTV itu, satu petugas wanita menghalangi aksi 4 pelaku. Kemudian pelaku langsung mengambil perhiasan emas di etalase di toko itu. Petugas toko yang kebanyakan perempuan tak bisa berkutik dalam aksi yang dilakukan, Jumat (12/3/2021) sore. (fat/fat)