Ada Masalah Utang Piutang dalam Perampokan Toko Emas di Banyuwangi

Ardian Fanani - detikNews
Sabtu, 13 Mar 2021 00:14 WIB
Sebuah toko emas di Kecamatan Genteng Banyuwangi dirampok 4 pria tak dikenal. Sebanyak 3,7 kilogram emas mereka rampas dari toko tersebut.
Toko Emas Wangi/Foto: Ardian Fanani/detikcom
Banyuwangi -

Aksi perampokan toko emas terjadi di Kecamatan Genteng hingga 3,7 kg perhiasan raib. Ada masalah utang piutang di balik aksi perampokan itu.

Toko tersebut yakni Toko Emas Wangi yang berada di Jalan Gajah Mada. Pemilik toko Muhamad Hasan mengaku, aksi perampokan toko emas itu terjadi usai dirinya dengan 4 orang pelaku melakukan mediasi di Polsek Genteng.

Mediasi itu digelar karena ada masalah utang piutang antara pemilik toko dan 4 pelaku. "Memang saya mengetahui salah satu orang yang melakukan penjarahan. Saya dan Gilbert itu ada utang piutang. Maka ada mediasi dan saya bertanggung jawab. Makanya kok kenapa ada penjarahan seperti ini," ujarnya kepada wartawan, Jumat (12/3/2021).

Pada saat mediasi, kata Hasan, 4 pelaku itu langsung berpamitan keluar dari Polsek Genteng. Namun rupanya keempat pelaku kemudian menuju toko miliknya dan melakukan perampokan.

"Langsung melakukan penjarahan itu. Padahal mediasi sudah dijelaskan dengan baik," tambahnya.

Dalam kurun waktu tak sampai lima menit, 3,7 kg perhiasan emas dirampok oleh empat pelaku tersebut. Pemilik toko mengaku mengalami kerugian lebih dari Rp 2 miliar. Pemilik dan penjaga toko juga trauma.

"Sudah kami laporkan kepada polisi. Saya hanya kenal dengan salah satu pelaku itu. Antara saya dan dia memang transaksi barang. Tapi sudah saya selesaikan sebenarnya. Saya juga sudah beritikad baik. Selain dirugikan, saya juga meminta perlindungan hukum kepada pihak yang berwajib. Emas yang diambil kurang lebih 3 kilogram 7 ons. Nilainya dua miliar lebih," kata Hasan.

Aksi perampokan itu terekam CCTV toko dan sudah dilaporkan ke aparat kepolisian. Empat pelaku terekam saat masuk ke dalam toko dari pintu samping. Terlihat dalam CCTV itu, satu pegawai wanita menghalangi aksi 4 pelaku. Kemudian pelaku langsung mengambil perhiasan emas di etalase toko itu. Pegawai toko yang kebanyakan perempuan tak bisa berbuat banyak saat aksi perampokan terjadi pada sore tadi.

(sun/bdh)