Kasus Perampokan Toko Emas di Surabaya, Polisi Periksa 5 Saksi

Kasus Perampokan Toko Emas di Surabaya, Polisi Periksa 5 Saksi

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Senin, 17 Feb 2020 21:31 WIB
Permohonan penangguhan penahanan penghina Wali Kota Risma, Zikria Dzatil dikabulkan. Suami dan pengacara yang menjaminnya.
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran/Foto file: Deny Prastyo Utomo
Surabaya - Dua perampok toko emas di Surabaya masih diburu polisi. Hingga saat ini, sudah ada lima saksi yang diperiksa.

"Hari ini tim gabungan sedang bekerja ya. Dari Polsek Wonokromo kemudian di-back up Resmob dan Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya," kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran kepada wartawan di Mapolrestabes Surabaya, Senin (17/2/2020).

"Kita tetap melakukan penyelidikan dan berusaha keras untuk mengungkap kasus ini. Mudah-mudahan segera kita ungkap," imbuhnya.


Hingga saat ini, polisi sudah memeriksa lima saksi. Menurutnya, jumlah saksi yang diperiksa sangat memungkinkan bertambah.

"Ada lima saksi yang sudah kita mintai keterangan dan itu akan bertambah untuk saksi-saksi yang dimungkinkan atau diduga mengetahui kejadian itu," terangnya.


Menurutnya, lima saksi yang telah diperiksa merupakan para pegawai dan pemilik toko emas yang kerampokan. "Mudah-mudahan segera terungkap," lanjutnya.

Aksi perampokan toko emas itu terjadi di Jalan Wonokromo pada Sabtu (15/2) sore. Dua pelaku yang melakukan perampokan dengan membawa clurit dan pistol menggondol 200 gram perhiasan. Atau sekitar Rp 120 juta. Pelaku juga sempat melukai salah satu pegawai. (sun/bdh)