Pelajar Papua di Sidoarjo Ingin Sekolah dan Kuliah di Kampus Negeri

Suparno - detikNews
Jumat, 12 Mar 2021 13:29 WIB
Pelajar Papua di Sidoarjo ingin menempuh pendidikan di sekolah negeri. Permintaan itu disampaikan ke Kapolresta Sidoarjo saat mengunjungi mereka.
Pelajar Papua di Sidoarjo saat mendapat kunjungan Kapolresta Sidoarjo/Foto: Suparno
Sidoarjo -

Pelajar Papua di Sidoarjo ingin menempuh pendidikan di sekolah negeri. Permintaan itu disampaikan ke Kapolresta Sidoarjo saat mengunjungi mereka.

Ada 18 pelajar Papua yang tengah menempuh pendidikan di SMP dan SMK swasta di Sidoarjo. Menanggapi permintaan tersebut, Kapolresta Sidoarjo Kombes Sumardji mengatakan, sebenarnya kedatangannya yang pertama ingin silaturahmi kepada para pelajar Papua.

"Ternyata para pelajar Papua yang menempuh pendidikan di Sidoarjo ini menginginkan belajar di sekolah negeri. Kami akan membantu memberikan kemudahan permintaan mereka," kata Sumardji usai silaturahmi, Jumat (12/3/2021).

Ia menjelaskan, selanjutnya pihaknya akan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan agar pelajar Papua yang menempuh pendidikan di Sidoarjo bisa melanjutkan ke jenjang berikutnya. Ia juga berharap para pelajar Papua terus giat belajar dan tetap menjalankan disiplin protokol kesehatan di tengah pandemi COVID-19.

"Meski begitu kami meminta mereka tetap giat belajar. Karena saat ini musim pandemi, mereka juga harus menerapkan protokol kesehatan," jelas Sumardji.

Di tempat yang sama, Yohanes Tio selaku Ketua Yayasan Hati Hamba Sidoarjo di Perum Taman Puspa Anggaswangi Sukodono mengucapkan terima kasih tak terhingga, kepada Kapolresta Sidoarjo yang sudi memperhatikan anak-anak pelajar asal Papua.

"Ada 18 pelajar Papua yang tinggal di yayasan ini. Namun saat ini sebagian dari mereka ada yang pulang kampung. Rencana satu atau dua bulan lagi mereka akan kembali," kata Yohanes.

Deli Wonda (18), pelajar SMK swasta di Sidoarjo asal Nabire mengatakan, dirinya ingin melanjutkan ke perguruan tinggi yang negeri. Sebab, ia merasa kasihan ke pengurus yayasan karena biaya di perguruan tinggi swasta terbilang mahal.

"Saya menginginkan melanjutkan ke perguruan tinggi negeri. Karena biayanya tidak semahal dengan perguruan tinggi swasta," kata Deli.

Hal yang sama disampaikan Yunita Wonda (12). Pelajar SMP swasta di Sidoarjo ini ingin melanjutkan ke SMA Negeri. Dia berharap polisi membantu teman-teman yang tinggal di yayasan ini.

"Semoga impian saya ini terwujud, bisa melanjutkan sekolah di SMA Negeri," pungkas Yunita.

(sun/bdh)