Nyepi di Bali, Sebagian Warga Perantauan Pilih Mudik

Ardian Fanani - detikNews
Kamis, 11 Mar 2021 22:22 WIB
pelabuhan ketapang
Warga yang bekerja di Bali mudik ke Jawa saat Nyepi (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi -

Menjelang Hari Raya Nyepi, beberapa masyarakat yang bekerja di Bali memanfaatkan libur panjang Isra' Mikraj 2021 untuk mudik ke Jawa. Mereka berbondong-bondong melakukan penyeberangan dari Gilimanuk Bali ke Ketapang, Banyuwangi. Meski begitu, arus libur Isra Mikraj dan menjelang Nyepi ini tak meningkat secara signifikan.

Pantauan detikcom di Pelabuhan ASDP Ketapang Banyuwangi, Kamis (11/3/2021), kendaraan yang keluar dari kapal di dominasi oleh kendaraan roda dua. Sebagian roda empat pun juga meramaikan arus liburan ini.

Libur panjang ini, benar-benar dimanfaatkan warga yang tak merayakan Nyepi pulang ke kampung halamannya.

"Ya pulang ini. Karena di Bali Nyepi," ujar Serly (24) warga Jember kepada detikcom.

Menurut Serly, tak banyak teman kerjanya yang pulang ke kampung halaman di saat Nyepi ini. Sebab masa pandemi COVID-19 ini, sebagian rekan kerjanya menghemat keuangan.

"Saya juga ada perlu acara keluarga. Makanya saya pulang. Kalau tidak saya bakal stay disana," pungkasnya.

Hal yang sama diungkapkan oleh Shandi (35) warga Lumajang. Dirinya sengaja pulang ke kampung halaman agar bisa berkumpul bersama keluarga.

"Kalau Nyepi di Bali semua lampu padam. Saya punya anak masih balita. Makanya mending saya pulang dulu. Mungkin seminggu," ujar pengusaha lalapan di Denpasar Bali ini.

Sementara itu, Kepala Cabang PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Banyuwangi, Eddy Hermawan mengatakan, peningkatan arus penyeberangan dari Bali ke Jawa tidak meningkat secara signifikan.

"Sebenarnya tidak ada peningkatan signifikan. Tapi yang jelas memang ada beberapa yang mudik saat libur Nyepi," ujarnya.

Apalagi, kata Eddy, Pemberlakuan syarat rapid test antigen dan swab untuk masuk ke Bali, membuat para pemudik enggan meninggalkan Bali.

"Karena butuh biaya banyak ya. Harga penyebrangan murah tapi harga rapid test antigen dan swab mahal," pungkasnya.

PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang Banyuwangi bakal melakukan penutupan sementara penyebrangan Jawa-Bali untuk menghormati Perayaan Hari Raya Nyepi umat Hindu di Bali. Sebanyak 350 personel gabungan bakal melakukan penjagaan di pelabuhan dan lokasi Nyepi di Banyuwangi.

Penutupan sementara Pelabuhan pada Hari Raya Nyepi bakal dilakukan pada tanggal 14 Maret 2021 hingga 15 Maret 2021.

(iwd/iwd)