Warga Pilih Bertahan di Pengungsian Meski Banjir Probolinggo Sudah Surut

M Rofiq - detikNews
Kamis, 11 Mar 2021 14:06 WIB
banjir di probolinggo
Warga terdampak banjir di pengungsian (Foto: M Rofiq)
Probolinggo -

Meski banjir saat ini berangsur surut, namun puluhan warga dari dua desa yang terdampak banjir di Probolinggo memilih tinggal di pengungsian. Warga takut dengan banjir susulan.

"Pilih di pengungsian. Takut kembali ada banjir susulan. Karena 2 pekan sudah aa 4 banjir," ujar Faisol, warga Desa Dringu, kepada detikcom di lokasi pengungsian banjir, Kamis (11/3/2021).

Salah satu tempat pengungsian adalah gedung SDN Dringu. Di bangunan sekolah dasar ini ada sebanyak 55 pengungsi yang bertahan. Kebanyakan pengungsi adalah lansia, ibu-ibu, dan anak-anak. Sedangkan para suami menyempatkan diri kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan material lumpur akibat banjir.

Sedangkan tempat pengungsian di SDN Kedung Dalem 1 ada sebanyak 19 warga yang mengungsi. Sampai sejauh ini, semua kebutuhan pokok, mulai makanan, popok bayi, susu, selimut dan obat-obatan tercukupi. Di setiap pengungsian disiagakan tim medis dibantu anggota TNI/Polri dan relawan.

banjir di probolinggoWarga terdampak banjir saat dievakuasi (Foto: M Rofiq)

Kebanyakan warga sudah bertahan di pengungsian selama dua minggu. Mereka belum mau kembali ke rumah karena sewaktu-waktu banjir bisa datang kembali.

"Bersama suami dan dua anak kami sudah tinggal di tempat pengungsian sudah dua minggu. Nyaris harta benda tidak ada yang bisa terselamatkan. Kami berharap tindakan cepat pemerintah untuk menangani banjir," ujar Dwi Susanti, korban banjir warga Desa Kedung Dalem.

Tim tanggap bencana, baik dari BPBD setempat, TNI dari Kodim 0820, Polri dari Polres Probolinggo dan relawan saat ini sudah mendirikan dapur umum dan pos tanggap bencana di halaman Kantor Kecamatan Dringu.

Menurut Camat Dringu Siti Mualimah petugas gabungan fokus membantu melakukan pembersihan material banjir, sedangkan dari Tagana bersama relawan menyediakan dapur umum, dan membungkus nasi untuk di distribusikan ke warga korban banjir.

"Pemkab Probolinggo gabung TNI/ Polri dan relawan saat ini melakukan bersih-bersih di lokasi banjir, dan warga mengungsi sudah aman dan kebutuhan tercukupi, dan bantuan terus berdatangan," jelas Mualimah.

Seperti diberitakan sebelumnya, untuk ke empat kalinya, banjir susulan kembali menerjang dua desa di Kecamatan Dringu, hingga membuat puluhan warga harus diungsikan.

(iwd/iwd)