Banjir Luapan Sungai Kedung Galeng Bikin Macet Jalur Selatan Probolinggo

M Rofiq - detikNews
Rabu, 10 Mar 2021 21:50 WIB
Sungai Kedung Galeng kembali meluap hingga banjir melanda 4 desa di Kecamatan Dringu. Selain itu, luapan sungai juga menyebabkan kemacetan di jalur selatan Probolinggo.
Banjir di jalur selatan Probolinggo/Foto: Tangkapan Layar
Probolinggo -

Sungai Kedung Galeng kembali meluap hingga banjir melanda 4 desa di Kecamatan Dringu. Selain itu, luapan sungai juga menyebabkan kemacetan di jalur selatan Probolinggo.

Banjir menggenangi jalur selatan di Desa Jorongan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo. "Membuat arus lalu lintas macet. Kita alihkan arus lalu lintas yang mau menuju ke Situbondo melintas di jalan Desa Sumber Bulu," ujar Kasat Lantas Polres Probolinggo AKP Sigit Raharjo, Rabu (10/3/2021).

"Dan yang ke arah Surabaya melintas di jalan Desa Pondok Wuluh, guna mengantisipasi kemacetan lebih panjang dari arah Lumajang Menuju Surabaya dan Situbondo," imbuhnya.

Banyak material banjir di jalan. Seperti ranting, dahan dan batang pohon. Juga material lumpur yang berbahaya bagi pengguna jalan.

Kemacetan sempat mengular hingga sekitar 2 kilometer. Petugas Satlantas berjibaku mengatur lalu lintas di lokasi.

Selain itu, kekuatan penuh dari polsek dan koramil juga diterjunkan untuk membantu warga terdampak banjir di Desa Dringu dan Desa Kedung Dalem. Petugas mengevakuasi warga khususnya yang usia lanjut, sakit dan balita. Mereka dibawa ke Kantor Kecamatan Dringu.

AKBP Ferdy Irawan, Kapolres Probolinggo terus menambah kekuatan personel dari polres dan mengerahkan kendaraan untuk evakuasi warga. Juga bersama jajaran dari Kodim 0820 Probolinggo untuk menangani masalah banjir.

"Kita terus tambah kekuatan personel ke lokasi banjir. Kita fokus masalah nyawa dan keselamatan warga terdampak banjir," terang AKBP Ferdy.

"Untuk kemacetan jalan akibat luberan membanjiri jalan raya di jalur selatan. Kita tempatkan anggota Satlantas Polres Probolinggo di lokasi titik kemacetan," imbuhnya.

Total warga yang terdampak banjir luapan Sungai Kedung Galeng mencapai 5.692 jiwa. Ribuan warga itu tersebar di 4 desa di Kecamatan Dringu.

Di Desa Kedung Dalem ada 529 KK atau 1.764 jiwa. Di Desa Dringu ada 901 KK atau 2.641 jiwa. Di Desa Kalirejo ada 530 KK atau 1.059 jiwa. Di Desa Tegal Rejo ada 57 KK atau 228 jiwa.

(sun/bdh)