Reka Ulang Pembunuhan Terapis Mojokerto, Jaksa Minta Tersangka Dites Kejiwaan

Enggran Eko Budianto - detikNews
Rabu, 10 Mar 2021 13:40 WIB
pembunuhan di mojokerto
Salah satu adegan dalam reka ulang (Foto: Enggran Eko Budianto)
Mojokerto -

Polisi mereka ulang kasus pembunuhan terapis rumah pijat di Jalan Raya Desa Mlirip, Jetis, Mojokerto. Pada reka ulang tersebut, jaksa meminta penyidik memeriksakan kejiwaan tersangka.

Rekonstruksi digelar di rumah pijat Berkah. Di tempat inilah Ambarwati alias Santi (44), salah seorang terapis di rumah pijat tersebut dihabisi pelanggannya, M Irwanto (25) pada Kamis (4/2) siang.

Pria asal Dusun/Desa Wuluh, Kecamatan Kesamben, Jombang itu memeragakan 30 adegan dalam reka ulang. Sebanyak 22 adegan diperagakan di rumah pijat Berkah. Sedangkan adegan lainnya di beberapa tempat berbeda.

"Adegan krusial saat tersangka membunuh korban mulai adegan 15 sampai 23," kata Kapolres Mojokerto Kota AKBP Deddy Supriadi kepada wartawan di lokasi reka ulang, Rabu (10/3/2021).

Deddy memastikan tidak ada fakta baru yang ditemukan dari reka ulang. Semua adegan yang diperagakan selama rekonstruksi sesuai keterangan tersangka, para saksi dan barang bukti.

"Reka ulang ini untuk memberikan deskripsi tentang terjadinya tindak pidana pembunuhan tersebut. Di samping itu untuk menguji kebenaran keterangan tersangka maupun saksi-saksi," ujar Deddy.

Motif pembunuhan sadis tersebut, kata Deddy, juga tetap sama. Yaitu tersangka tidak mempunyai uang untuk membayar jasa pijat plus yang diberikan korban.

"Motifnya sesuai keterangan awal, tersangka membunuh karena tak punya uang untuk membayar jasa pijat dari korban yang nilainya Rp 300 ribu," tegasnya.

Lihat juga Video: 5 Pelaku Pembunuhan Pria Paruh Baya di Konawe Ditangkap

[Gambas:Video 20detik]