Polisi Gadungan Rampas HP 3 Pemuda yang Dituduh Simpan Sabu 6 Kg

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Jumat, 05 Mar 2021 17:33 WIB
polisi gadungan
Korban usai melapor di Polsek Genteng (Foto: Deny Prastyo Utomo)
Surabaya -

Tiga pemuda menjadi korban perampasan HP di Jalan Urip Sumoharjo, Tegalsari. Saat melakukan perampasan, pelaku mengaku sebagai polisi.

Salah satu korban, Tino Ardyanto (29) warga Krampung Tengah, Tambaksari mengatakan peristiwa yang dialaminya terjadi pada Rabu (3/2) sekitar pukul 22.30 WIB. Mereka saat itu berada di mobil Suzuki Ertiga usai mencari makan setelah pulang kerja di konter handpone dikawasan Ngagel.

"Kejadian sekitar jam 10-11 malam. Setelah kita makan tahu campur di Pandegiling. Setelah makan, kita nganter teman pulang," kata Tino kepada wartawan saat ditemui di kawasan Ngagel, Jumat (5/3/2021).

Tino menjelaskan setelah ia makan dan mengantar temannya di Jalan Urip Sumoharjo, tiba-tiba mobilnya dipepet oleh seorang pelaku dengan menggunakan motor. Pelaku mengaku seorang anggota polisi dan meminta mereka menepi.

"Setelah kita mau berhenti mau menurunkan (teman), ada sepeda motor itu, satu orang mengaku sebagai anggota polda, dia menyuruh merapat ke kiri dengan menyodorkan lampu senter," ungkap Tino.

Setelah menepi, oleh polisi gadungan itu mereka dituduh membawa sabu dengan berat 6 kilogram. Setelah itu HP mereka diminta dengan alasan akan diperiksa.

"Bahwa mobil kita katanya diindikasi katanya membawa sabu seberat 6 kg. Mereka ngaku polisi berpakaian preman. Setelah itu kita diinterogasi, tapi kita sempet ngeyel, terus dia bilang kooperatif kamu. Akhirnya kami dimintai identitas, kita kasih semua, HP sempat dicek kita kasih semua," ungkap Tino.

Untuk meyakinkan seolah-olah benar-benar seorang polisi, pelaku dihadapan Tino dan kawannya berpura-pura telepon temannya yang lain dengan logat khas ibu Kota.

Simak juga video 'Polisi Gadungan Tipu Korban dan Gondol Rp 140 Juta':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2