Bermodal Edit Foto Medsos, Polisi Gadungan Perdaya Mahasiswi Blitar

Erliana Riady - detikNews
Rabu, 13 Jan 2021 13:24 WIB
polisi gadungan blitar
Foto profil yang diedit pelaku (Foto: Tangkapan layar)
Blitar -

Warga Kediri ini lihai memanfaatkan kecanggihan teknologi. Dengan modal mengedit foto profil polisi di medsos, polisi gadungan ini berhasil memperdaya mahasiswi Blitar.

Pelaku, Denis Hexziant (26), merupakan warga Desa Ngletih, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri. Korbannya adalah WN (25), mahasiswi warga Desa Sumberkembar Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar.

Awalnya, mereka berdua berkenalan melalui media sosial. Dengan tampang lumayan, pemuda yang tidak tamat perguruan tinggi ini mengedit foto profil seorang polisi yang berpakaian dinas lengkap. Bagian wajah foto polisi itu, diganti dengan wajahnya.

polisi gadungan blitarPolisi gadungan Blitar (Foto: Tangkapan layar)

Dengan penampilan baru ini, pelaku mengaku kepada korban berprofesi sebagai perwira polisi berpangkat ipda yang bertugas di Polresta Kediri. Hanya bermodal itulah pelaku berhasil memperdaya korban.

"Kemudian DH dengan akal tipu dayanya meminjam uang secara berulang-ulang sampai mencapai Rp 1.865.000. Uang itu katanya akan digunakan untuk bayar listrik rumah, buat beli bensin ke Surabaya, dan buat beli tiket ke Semarang," terang Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela dimintai konfirmasi detikcom, Rabu (13/1/2021).

Korban, lanjut Leo, percaya pada pelaku karena beberapa kali dikirimi foto pelaku memakai pakaian dinas kepolisian. Selain itu, pelaku berjanji akan menikahinya. Kecurigaan korban bermula setiap datang ke rumahnya pelaku tidak pernah memakai seragam polisi. Pelaku juga kerap datang pada saat jam aktivitas kantor instansi tersebut.

"Korban kemudian mendatangi Polresta Kediri untuk menanyakan langsung, apakah benar kekasihnya itu anggota polisi di sana. Ternyata dapat jawaban bukan. Korban kemudian melaporkannya ke Polsek Binangun," ungkapnya.

Dari laporan korban itu, polisi berhasil menangkap pelaku di rumahnya. Barang bukti diamankan untuk proses penyelidikan. Barang bukti tersebut berupa tiga lembar bukti transfer dan satu buah HP merek SPC dengan casing warna putih.

"Kami masih kembangkan penyidikan. Karena tidak menutup kemungkinan, ada korban lain yang akan menyusul laporan ke polisi," pungkas Leo.

(iwd/iwd)