267 iPhone Ilegal dari Batam Senilai Rp 1,5 Miliar Gagal Masuk Surabaya

Suparno - detikNews
Rabu, 03 Mar 2021 14:20 WIB
Bea Cukai dan Satgas PAM Lanudal Juanda menggagalkan upaya memasukan iPhone illegal dari Batam ke Surabaya, melalui Terminal 1 Bandara Juanda. Ada ratusan iPhone yang disita.
Jumpa pers penggagalan upaya memasukkan iPhone ilegal/Foto: Suparno/detikcom

Bahwa sesuai ketentuan Permendag No 82/M-DAG/PER/12/2012 jo Permendag No 38/M-DAG/PER/8/2013 jo Permendag No 48/M-DAG/PER/8/2014 jo Permendag No 41/M-DAG/PER/5/2016 Tentang Ketentuan Impor Telepon Seluler, Komputer Genggam (Handled), dan Komputer Tablet menyatakan bahwa, importir yang akan melakukan impor telepon seluler, komputer genggam dan komputer tablet harus mendapatkan PI telepon seluler, komputer genggam dan komputer tablet, setiap pelaksanaan impor harus terlebih dahulu dilakukan verifikasi atau penelusuran teknis impor, di pelabuhan muat lalu dituangkan dalam bentuk Laporan Surveyor (LS) untuk digunakan sebagai dokumen pelengkap pabean dalam penyelesaian kepabeanan di bidang impor.

"Ketentuan dalam Peraturan Menteri ini tidak berlaku terhadap impor yang merupakan barang pribadi penumpang da atau awak sarana pengangkut dengan jumlah paling banyak 2 unit per orang. Bahwa sesuai ketentuan Permendag No 48/M-DAG/PER/7/2015 Tentang Ketentuan Umum di Bidang Impor menyatakan bahwa barang yang diimpor harus dalam keadaan baru," imbuhnya.

"Penindakan pembawaan handphone ilegal asal Kawasan Bebas Batam ini merupakan hasil kerja keras serta komitmen Bea Cukai Juanda, untuk terus melakukan pengawasan dan menjalankan fungsi sebagai community protector. Potensi kerugian negara dari upaya pembawaan handphone ilegal asal Kawasan Bebas Batam dengan jumlah total 267 unit adalah Rp 469.422.000," pungkas Budi.


(sun/bdh)