Kasus Kematian Setahun Corona di Jatim Tertinggi, Ini Penyebabnya

Faiq Azmi - detikNews
Selasa, 02 Mar 2021 15:00 WIB
Ilustrasi pemakaman COVID
Foto: Ilustrator Edi Wahyono
Surabaya -

Setahun Corona jumlah kasus kumulatif COVID-19 di Jatim sebanyak 129.800 kasus. 3.634 Kasus masih aktif atau dirawat. 117.165 Pasien sembuh dan 9.147 pasien positif COVID-19 meninggal.

Angka kematian COVID-19 di Jatim, tercatat paling tinggi di antara provinsi-provinsi lainnya. Ada beberapa sebab yang membuat kasus kematian di Jatim mencapai 9.147 kasus atau 7 persen dari total kasus kumulatif sejak setahun Corona Jatim.

"Pekerjaan rumah kita memang kematian. Kematian ini kita pelajari, dihitung, itu perlu dikaji lebih detail. Karena Sebagian besar kematian itu adalah terjadi pada orang-orang lansia, premorbid," ujar Ketua Satgas Kuratif COVID-19 Jatim, dr Joni Wahyuhadi di Kantor Gubernur Jatim, Selasa (2/3/2021).

Joni membeberkan, banyak kasus kematian COVID-19 di Jatim terjadi akibat keterlambatan pasien masuk rumah sakit. Hal itu diperparah dengan penyakit bawaan atau komorbid pasien.

Sebanyak 91 persen lebih kasus kematian COVID-19 di Jatim disertai komorbid. Ada sejumlah komorbid yang banyak menyertai kasus kematian. Seperti jantung, hipertensi, gagal ginjal hingga diabetes.

"Apa kematian ini terjadi di rumah sakit apa di masyarakat. Tapi yang jelas contoh di RSU dr Soetomo kematian ICU-nya 48 persen. Itu kecil, karena di dunia pun 70-80 persen. Kita terus bebenah, yang paling banyak itu kasus keterlambatan datang di RS. Jadi kematian di UGD tinggi," bebernya.