Dear Bupati, Jalan Rusak dan Berlubang Masih Banyak Bertebaran di Sidoarjo

Suparno - detikNews
Selasa, 02 Mar 2021 13:59 WIB
jalan lubang di sidoarjo
Jalan rusak dan berlubang di Desa Damarsi (Foto: Suparno)
Sidoarjo -

Jalan rusak dan berlubang di Sidoarjo ternyata masih banyak. Yang menderita dan terganggu tentu saja adalah para pengguna jalan. Ini keluhan mereka

Kerusakan parah yang terlihat di Jalan Bhayangkari di Kecamatan Porong. Jalan penghubung antara Porong ke Krembung itu banyak yang berlubang. Lubang jalan mulai dari pertigan Kelurahan Juwet hingga traffic light di Jalan Arteri.

Dengan panjang jalan tak lebih dari 2 kilometer, terdapat puluhan lubang jalan dengan lebar 1 meter, panjang 1,5 meter dan dengan kedalaman satu jengkal orang dewasa. Apabila ada pengendara roda dua melintas dengan kecepatan agak tinggi, dipastikan jatuh.

"Jalan Bhayangkari yang rusak banyak berlubang ini sudah lama. Banyak pengendara yang jatuh. Bahkan mengalami luka-luka, karena lubang jalan jalan sangat parah," ujar Syafii (29), pengendara roda dua warga Krembung, kepada detikcom Selasa (2/3/2021).

jalan lubang di sidoarjoFoto: Suparno

Ruas jalan rusak di Sidoarjo paling parah berikut adalah jalan penghubung Kecamatan Sukodono arah Krian. Tepatnya di Desa Beciro Ngegor Kecamatan Wonoayu. Jalan tersebut rusak akibat curah hujan yang tinggi, kondisinya rusak sangat parah.

Firmansyah (31) mengatakan bahwa jalan penghubung dua kecamatan ini rusak sudah lama. Sampai saat ini belum diperbaiki, para pengendara kesulitan untuk memilih jalan yang tidak berlubang karena hampir semua badan jalan berlubang.

"Waduh, jalan di Beciro Ngengor ini parah rusaknya. Pengendara kesulitan memilih jalan yang tidak lubang, hampir semua badan jalan berlubang," kata Firmansyah.

Sementara itu jalan yang rusak lainnya yakni jalan Kwangsan, jalan penghubung Kecamatan Sedati ke arah Kecamatan Buduran. Sebagian jalan tersebut sudah dilakukan betonisasi. Namun masih ada yang berlubang.

Jalan yang paling parah kerusakannya adalah jalan Desa Damarsi arah desa Banjarsari. jalan sepanjang 2 kilometer itu sebagian jalan rusak parah. Meski ada sebagian jalan yang sudah di perbaiki.

"Jalan penghubung desa Damarsi ke arah Desa Banjarsari ini sebagian masih belum diperbaiki. Yang belum diperbaiki, rusaknya sangat parah bahkan hampir semua badan jalan berlubang," kata Kholidun (32) salah satu warga Banjasari Buduran.

"Dengan pimpinan daerah yang baru dilantik ini, warga berharap program seratus hari tentang infratruktur segera diwujudkan. Jangan hanya asal janji doang," kata Kholidun.

Simak video 'Penampakan Jalan Berlubang di Sidoarjo Ditambal Pakai Sabut Kelapa':

[Gambas:Video 20detik]



(iwd/iwd)