Kurir Sabu di Kota Malang Ditangkap, 1,61 Ons Sabu Disita

Muhammad Aminudin - detikNews
Sabtu, 27 Feb 2021 15:59 WIB
polresta malang kota
Foto: Muhammad Aminudin
Malang -

Kurir sabu berinisial SH (38), ditangkap di Kota Malang. Barang bukti sabu seberat 1 ons 61 gram disita dari tangan tersangka. Pengungkapan ini merupakan pengembangan kasus penangkapan kurir sabu di Kota Malang.

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata mengatakan tersangka ditangkap depan rumahnya di Perum Nirwana Asri Krian, Sidoarjo.

"Penangkapan ini merupakan pengembangan dari kasus sebelumnya, yakni tersangka RNY, warga Sawojajar, Kota Malang. Tersangka SH ditangkap depan rumahnya di Perum Nirwana Asri, Krian, Sidoarjo," ujar Leonardus dalam konferensi pers di Mapolresta Jalan Jaksa Agung Suprapto, Sabtu (27/2/2021).

Menurut Leonardus, tersangka SH juga tercatat sebagai warga Klampis, Sukolilo, Kota Surabaya. Tersangka merupakan kurir sabu dari seseorang berinisial PJ yang kini masih dilakukan pengejaran.

"Tersangka adalah kurir sabu dari laki-laki berinisial PJ yang kini masih dalam pengejaran. Barang bukti sabu dari PJ kemudian diedarkan dengan sistem ranjau," tutur Leonardus.

Awal mulanya barang bukti sabu yang diserahkan kepada tersangka SH sebanyak 3 ons. Namun, sudah banyak yang diedarkan mengikuti perintah PJ, dan barang bukti sabu yang disita sebanyak 1 ons 61 gram.

"Awalnya diterima seberat 3 ons dari PJ, namun sebagian sudah diedarkan. Dan barang bukti yang disita dari tersangka kini seberat 1 ons 61 gram," beber Leonardus.

Saat diinterogasi depan awak media, tersangka SH mengaku baru empat bulan mengedarkan sabu. Setiap bulan, tersangka mengambil sabu seberat 1 ons dengan harga sebesar Rp 1 juta.

"Saya baru empat bulan, ambil sebulan sebanyak 1 ons, harganya Rp 1 juta. Saya mengenal sabu dari komunitas drag," ucap SH menjawab pertanyaan Leonardus.

Tersangka SH dijerat Pasal 114 ayat 1 atau Pasal 112 ayat 2 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal lima tahun penjara.

Leonardus menambahkan, dalam kurun Januari sampai Febuari 2021, Satreskoba Polresta Malang Kota telah menangkap 73 tersangka dari 65 kasus narkoba yang sudah ditangani.

"Hasil anev, Januari sampai Febuari 2021, Satreskoba Polresta Malang Kota sudah mengungkap 65 kasus dengan 73 tersangka. Sementara barang bukti yang diamankan ganja 3255,66 gram, sabu 693,485 gram, ekstasi 31 butir, dan pil doubel L sebanyak 3614 butir," pungkas Leonardus.

(iwd/iwd)