Ribuan Detonator Bom Ikan di Jatim Disembunyikan dalam Kardus Kerupuk

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Jumat, 19 Feb 2021 17:57 WIB
Polisi Jatim mengungkap kasus jual beli detonator untuk bom ikan. Ada 3 ribu detonator yang  disita dari dua tersangka.
Jumpa pers Polda Jatim/Foto: Istimewa
Surabaya -

Polisi Jatim mengungkap kasus jual beli detonator untuk bom ikan. Tiga ribu detonator yang disita, sempat disembunyikan dalam kardus kerupuk oleh tersangka

"Kita dapatkan memang disimpan dalam sebuah kardus yang berisi kerupuk di atasnya. Kemudian kita geledah, di dalamnya ada kurang lebih 30 kotak kecil yang masing-masing berisi 100 biji detonator," ungkap Dirpolairud Polda Jatim Kombes Arnapi, Jumat (19/2/2021).

Arnapi menambahkan, puluhan kotak berisi detonator tersebut akan diperjualbelikan ke wilayah Sumenep, Madura. Pihaknya juga menyayangkan masih ditemukan aksi jual beli detonator untuk bom ikan. Sebab menurutnya, bisa merusak ekosistem laut.

"Dapat merusak ikan-ikan kecil dan juga terumbu karang. Dan ekosistem dan habitat terumbu karang ini terganggu. Nah ini bisa kita cegah," ungkap Arnapi.

Dua tersangka yang diamankan yakni Mastur (47) warga Probolinggo dan Ahamdi (41) warga Sumenep, Madura. Keduanya diamankan polisi pada Senin (15/2) sekitar pukul 19.30 WIB, di Pelabuhan Jangkar, Situbondo.

Menurut Arnapi, Mastur yang merupakan seorang residivis dulu pada saat ditangkap memiliki kemampuan merakit bom ikan. Saat ini, pihaknya masih melakukan pengembangan dalam kasus ini.

"Tapi dari penjelasan awal, dia memang secara otodidak (merakit bom ikan). Mungkin cukup lama menggeluti bidang ini. Karena tahun 2015 kita tangkap. Waktu itu dengan beberapa barang bukti lainnya. Ini diulang-ulang terus. Mudah-mudahan ini yang terakhir. Tersangka M ini memang profesinya merakit sendiri detonator tersebut," lanjut Arnapi.

"Sedangkan tersangka Ahamdi ini yang membeli dan akan memperjualbelikan kembali di Sumenep. Khususnya di wilayah Raas Kepulauan. Tersangka akan memperjualbelikan kepada nelayan-nelayan di wilayah sana," pungkas Arnapi.

Simak juga Video: Bum! 6.000 Batang Detonator Sitaan Kejari Parepare Diledakkan

[Gambas:Video 20detik]



(sun/bdh)