Persatuan Dukun Nusantara Hapus Istilah Santet, Ini Kata Pemkab Banyuwangi

Ardian Fanani - detikNews
Rabu, 10 Feb 2021 17:23 WIB
Kepala Disbudpar Banyuwangi MY Bramuda
Kepala Disbudpar Banyuwangi MY Bramuda (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi -

Persatuan Dukun Nusantara (Perdunu) Indonesia menghapus istilah santet dalam program kerjanya. Namun masih mempertahankan kata dukun di dalam perkumpulan itu.

Pemkab Banyuwangi menyambut positif hal tersebut. Namun demikian, pihaknya masih berharap agar stigma negatif dalam kata dukun juga menjadi pertimbangan selanjutnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi Mohammad Yanuarto Bramuda mengatakan pihaknya sudah mendengar rilis resmi Perdunu yang menghapus istilah Santet, tapi mempertahankan kata dukun dalam perkumpulan itu.

"Ya sudah ada keputusan dari Perdunu menghapus kata santet. Tapi masih mempertahankan kata dukun. Kami mengapresiasi hal itu," ujarnya kepada detikcom, Rabu (10/2/2021).

Namun menurutnya, pihaknya masih berharap agar stigma negatif dalam kata dukun juga menjadi pertimbangan untuk diganti atau diubah. Hal ini seiring dengan keresahan masyarakat yang masih memberikan stigma negatif dalam istilah dukun.

"Pertemuan Senin kemarin kita usulkan nama istilah yang menjadi polemik di masyarakat dihindari. Kata santet, dukun, dan mistis cobalah untuk tidak merusak image yang sudah dibangun selama 10 tahun ini. Kita harap teman Perdunu merespon," tegasnya.

Lihat Video: Polemik Festival Santet, Persatuan Dukun dan Pemda Cari Titik Temu

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2