Perdunu Indonesia Minta Polemik Istilah Dukun dan Santet Diakhiri

Ardian Fanani - detikNews
Rabu, 10 Feb 2021 16:53 WIB
perdunu
Perdunu jumpa pers di kantor PCNU Banyuwangi (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi -

Persatuan Dukun Nusantara (Perdunu) Indonesia tetap mempertahankan istilah dukun dalam perkumpulannya. Pihaknya meminta polemik terkait Festival Santet bisa berakhir.

Dewan Pembina Perdunu Gus Hadi Sholehan berharap dengan ini polemik dari Festival Santet bisa segera berakhir. Apalagi, Perdunu telah menarik istilah santet dalam Festival Santet yang merupakan program kerja Perdunu Indonesia.

"Dengan keputusan ini, harapan kita persoalan Festival Santet ini bisa segera berakhir," ujarnya saat press rilis di Kantor PCNU Banyuwangi, Rabu (10/2/2021).

Sementara penghilangan istilah santet ini merupakan iktikad baik dari Perdunu atas keresahan masyarakat.

"Karena sedari awal tujuannya Perdunu ini baik. Tidak ada niatan buruk. Apalagi, pelopor Perdunu ini mayoritas dari kalangan pesantren. Untuk itu, kita putuskan untuk tidak menggunakan istilah santet lagi," katanya.

Ketua Umum Perdunu Gus Abdullah Fatah Hasan menambahkan meski dilarang menggunakan istilah santet, pihaknya tetap akan menggelar kegiatan supranatural layaknya Festival Santet. Namun nama tidak disamakan dengan seperti ide awal program kerja itu.

"Termasuk untuk program kerja selain Festival Santet, tidak ada perubahan. Tujuannya pun tetap sama, edukasi kepada masyarakat maupun kepada pelaku supranatural," tambahnya.

Seperti diketahui, beberapa hari terakhir, masyarakat Banyuwangi dihebohkan dengan munculnya Perdunu. Pasalnya, organisasi yang mengaku sebagai perkumpulan dukun ini berencana menggelar Festival Santet sebagai program kerjanya.

Sontak hal tersebut menuai protes dari sejumlah pihak. Festival Santet dinilai kontroversi dan dapat merusak citra Banyuwangi sebagai Kota Pariwisata. Tak hanya itu, festival tersebut dianggap akan membuka luka lama atas Tragedi Santet Banyuwangi 1998.

Perdunu kemudian diminta agar mengganti penggunaan istilah santet dan dukun yang menjadi nama organisasi tersebut. Terlebih, MUI sudah mengeluarkan fatwa yang melarang praktik perdukunan.

Lihat juga Video: Polemik Festival Santet, Persatuan Dukun dan Pemda Cari Titik Temu

[Gambas:Video 20detik]



(iwd/iwd)