Serangan Misterius Masih Teror Kambing Warga Bondowoso

Chuk Shatu Widarsha - detikNews
Senin, 08 Feb 2021 11:59 WIB
Kambing milik warga Sempol, Kecamatan Ijen masih menjadi korban serangan misterius. Terakhir, ada 2 kambing yang diserang namun tak sampai mati.
Kambing warga Sempol, Kecamatan Ijen, Bondowoso/Foto: Chuk Shatu Widarsha
Bondowoso -

Kambing milik warga Sempol, Kecamatan Ijen masih menjadi korban serangan misterius. Terakhir, ada 2 kambing yang diserang namun tak sampai mati.

Dua kambing itu terluka pada bagian ekor dan kaki. Sama seperti kejadian sebelumnya, lukanya tampak seperti bekas gigi yang menancap di leher dan kaki.

"Iya, tadi malam, dua ekor punya Suti'a. Gak sampai mati sih, cuma ada luka seperti bekas gigi," kata Adi, warga setempat kepada detikcom, Senin (8/2/2021).

Padahal, lanjutnya, warga hampir setiap malam berjaga dan melakukan patroli secara bergantian di sekitar kandang tersebut. Tapi tetap saja kecolongan. Esoknya masih ada korban.

"Warga jadi makin penasaran. Kalau memang binatang, kok gak pernah ada yang bisa melihat. Juga lewat mana, wong kandangnya tidak rusak dan berbekas. Mau dibilang makhluk halus, kok ya lukanya di kambing terbukti ada," tambah Adi.

Sebelumnya, warga Desa Sempol geger. Puluhan kambing mati misterius. Dalam sepekan, sedikitnya ada 28 kambing jadi korban. Belum diketahui penyebab dari kematian kambing-kambing itu. Warga lantas piket tiap malam untuk menjaga. Namun selalu kebobolan. Pagi harinya ada saja kambing yang jadi korban.

Warga lantas mengaitkan kejadian itu dengan hal berbau mistis. Di antaranya, kambing mati karena dimakan 'grandong', sebagai tumbal orang yang mencari pesugihan, serta hal-hal supranatural lainnya.

Dinas Pertanian dan Holtikultura Bondowoso kemudian turun untuk melakukan investigasi dan penyelidikan. Kesimpulannya, kambing piaraan warga diduga dimangsa hewan karnivora, anjing hutan atau dikenal dengan sebutan ajag.

Simak juga video 'Bondowoso Diterjang Banjir, Puluhan Kandang Ternak Hanyut':

[Gambas:Video 20detik]



(sun/bdh)