Timah Panas Bersarang dalam Kaki 2 Pengedar Sabu yang Ditangkap di Sidoarjo

Suparno - detikNews
Jumat, 05 Feb 2021 11:25 WIB
Polisi Sidoarjo menangkap dua pengedar sabu dan pil koplo. Karena melawan saat ditangkap, dua pengedar itu dihadiahi timah panas di kaki sebelah kiri.
Dua pelaku Errik Prinantono (37) dan Eko Purwanto (38)/Foto: Suparno
Sidoarjo -

Polisi Sidoarjo menangkap dua pengedar sabu dan pil koplo. Karena melawan saat ditangkap, dua pengedar itu dihadiahi timah panas di kaki sebelah kiri.

Dua pelaku ini yakni Errik Prinantono (37) warga Lamongan dan Eko Purwanto (38) warga Jombang. Salah satu di antara mereka merupakan residivis kasus yang sama.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Sumardji mengatakan, dua tersangka sudah diburu sejak November 2020. Hingga akhirnya pada Bulan Januari 2021, keberadaan keduanya diketahui hingga akhirnya tertangkap.

"Tindakan tegas terukur kami lakukan saat penangkapan karena kedua tersangka melakukan perlawanan ke petugas," kata Sumardji saat rilis di Mapolresta Sidoarjo, Jumat (5/2/2021).

Saat penggerebekan, kedua pelaku mencoba kabur dan melawan petugas. Dengan terpaksa Errik dan Eko mendapat tindakan tegas terukur, berupa tembakan di kaki mereka.

"Kedua tersangka kami tangkap di dalam kamar kos di Desa Beringinwetan, Taman, Sidoarjo. Saat dilakukan penggerebekan, keduanya kedapatan sedang pesta sabu," jelas Sumardji.

Ia menerangkan, Errik merupakan residivis kasus yang sama yakni sebagai pengedar sabu. Polisi menyita barang bukti berupa empat bungkus plastik klip ukuran besar, berisi sabu seberat 394 gram dan pil koplo sebanyak 30 ribu butir.

Kedua tersangka mengakui perbuatannya. Untuk mengedarkan sabu, mereka diberi upah sebesar Rp 10 juta. Jaringan mereka disebutkan dari Lapas Madiun.

"Ini jaringan Lapas madiun. Saat ini masih dikembangkan untuk bisa menangkap dan mengungkap jaringan terkait dua pengedar narkotika ini," kata dia.

Sumardji juga menambahkan, kasus ini diharapkan bisa menjadi contoh untuk pelaku lainnya, terutama bagi pengedar sabu dan barang terlarang lainnya, agar menghentikan segala aktivitas yang merugikan dan merusak generasi bangsa.

"Tindakan tegas terukur yang kami lakukan bisa menjadi pelajaran kepada pelaku-pelaku di luar sana, yang masih berkeliaran agar menghentikan pekerjaannya," pungkas Sumardji.

Lihat juga video 'Polres Cilegon Musnahkan Sabu Seberat 13,8 Kg':

[Gambas:Video 20detik]



(sun/bdh)