Kirim Sabu Dalam Hard Disk dan CD ROM, Driver Taksi Online Diringkus

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Kamis, 04 Feb 2021 21:43 WIB
narkoba di surabaya
Polisi ungkap pengiriman sabu dan ekstasi lewat hard disk dan CD ROM (Foto: Deny Prastyo Utomo)
Surabaya -

Polisi mengungkap kasus peredaran narkoba di Surabaya yang disimpan dalam sebuah hard disk dan CD ROM. Satu orang tersangka diamankan dengan barang bukti 5,19 gram sabu dan 519 butir pil ekstasi.

Tersangka berinisial AHW (34). Warga Surabaya tersebut diamankan pada Rabu (16/12) lalu di kawasan Ngagel Tama saat mengambil ranjau sabu.

Kapolsek Gubeng Kompol Palma F Fahlevi mengatakan terungkapnya kasus peredaran sabu ini berawal dari informasi dari masyarakat terkait gerak gerik tersangka yang mencurigakan. Saat didatangi kemudian petugas menemukan 1 poket sabu dan 1 poket berisi pil ekstasi. Selanjutnya polisi melakukan pengembangan.

"Pertama kali, sistemnya diranjau dan ditemukan beberapa gram sabu dan sama ekstasi beberapa butir," kata Palma saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (4/2/2021).

Tersangka mengakui juga mengirimkan paket berisi sabu dan pil ekstasi yang disimpan dalam hard disk serta CD ROM melalui ekspedisi dengan tujuan Bali.

"Setelah dilakukan pengembangan, dia kirim kemana-mana di dua tempat itu, seperempat kilo dua kali sama beberapa ratus butir. Dia masukkan di hardisk, sama di CD ROM, saat dibongkar ternyata isinya yaitu sabu dan ekstasi," ungkap Palma.

Dari pengakuan tersangka, barang haram tersebut diranjau oleh pria berinsial MV yang saat ini menjadi DPO Polisi.

"Tersangka dapat barangnya secara ranjau. Dia tidak tahu pengirimnya dari mana. Saat ini masih dilakukan pengembangan," kata Palma.

Sementara itu, tersangka yang diketahui berprofesi sebagai sopir taksi online itu mengaku mengedarkan sabu dan ekstasi untuk kebutuhan ekonomi.

"Dia sudah berkali-kali mengirim. Pengakuannya dari bulan September lalu. Pekerjaannya taksi online. Alasannya karena kebutuhan ekonomi," tandas Palma.

(iwd/iwd)