Longsor Ijen Susulan Kembali Terjadi Saat Dilakukan Pembersihan Material

Chuk S Widarsha - detikNews
Selasa, 02 Feb 2021 17:12 WIB
longsor di bondowoso
Longsor susulan yang terjadi (Foto: Chuk S Widarsha)
Bondowoso -

Proses pembersihan material longsor Ijen terus dilakukan. Namun pelaksanaan pembersihan terus dibayangi longsor susulan. Sebab, hujan terus mengguyur.

Saat proses pembersihan dilakukan, longsor susulan kembali terjadi. Meski tak sampai mengenai tim gabungan yang tengah melakukan pekerjaannya, namun kejadian itu cukup menegangkan.

Parahnya lagi, longsor susulan tersebut terjadi tak jauh dari posisi Kapolres beserta jajarannya melintas. Beruntung, orang nomor satu di lingkungan Polres Bondowoso tersebut lolos dari kondisi rawan tersebut.

"Saya sebenarnya sudah was-was ketika melihat cuaca. Makanya, begitu melihat tanah agak bergerak, kami langsung buru-buru melintas dan tancap gas. Untungnya, tim tak ada yang kena," jelas Kapolres Bondowoso AKBP Erick Frendriz ketika ditemui di Mapolsek Ijen, Selasa (2/2/2021).

Erick menambahkan pihaknya juga langsung menarik semua tim yang terlibat di lapangan. Pasalnya, saat ini cuaca memang lagi tak bersahabat karena hujan turun sangat lebat sudah sekitar satu jam di kecamatan Ijen.

"Proses pembersihan longsor melihat perkembangan cuaca. Jika memang tak memungkinkan, mending kami tunda dulu. Karena jika dipaksa memang sangat berbahaya," kata Erick.

Pantauan detikcom, longsor susulan kembali terjadi di kawasan Ijen. Tepatnya tak jauh dari 3 titik longsor sebelumnya. Saat itu tim gabungan tengah melakukan proses pembersihan akses jalan yang tertutup total.

Tak ayal, seluruh anggota tim akhirnya ditarik. Pembersihan akan dilakukan jika cuaca sudah memungkinkan. Karena saat ini hujan lebat memang turun secara terus menerus. Sehingga dikhawatirkan akan berpengaruh pada kontur tanah yang lain.

Sebelumnya, longsor terjadi di sekitar akses jalan menuju Kawah Ijen, Senin (1/2/2021) sore. Akibatnya, jalan jurusan Bondowoso-Banyuwangi via Ijen tersebut tertutup total.

Bahkan, 4 kendaraan roda empat milik wisatawan yang hendak menuju Kawah Ijen terjebak dan tak dapat melanjutkan perjalanan. Mereka akhirnya bermalam di tengah hutan sambil menunggu proses bantuan.

(iwd/iwd)