ASN Ngawi Bunuh Diri Terjun ke Bengawan Solo, Mayatnya Ditemukan di Bojonegoro

Sugeng Harianto - detikNews
Rabu, 27 Jan 2021 20:58 WIB
Seorang ASN di Ngawi bunuh diri dengan terjun ke Sungai Bengawan Solo. Kini mayatnya ditemukan di Bojonegoro.
Mayat korban bunuh diri yang ditemukan di Bojonegoro/Foto: Istimewa
Ngawi -

Seorang ASN di Ngawi bunuh diri dengan terjun ke Sungai Bengawan Solo. Kini mayatnya ditemukan di Bojonegoro.

ASN perempuan itu terjun dari Jembatan Ngunengan di Kecamatan Pitu, Ngawi pada Minggu (24/1) sekitar pukul 18.00 WIB. Hari ini, mayatnya ditemukan di Sungai Bengawan Solo Kecamatan Kanor, Bojonegoro.

"Alhamdulillah sudah ditemukan sekitar pukul 10.30 WIB. Tapi kondisi meninggal dunia di Bengawan Solo di Bojonegoro," ujar Kapolres Ngawi AKBP I Wayan Winaya saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (27/1/2021).

Menurutnya, ASN itu berinisial ADK (37) warga Kecamatan Ngawi Kota. "TKP penemuan jenazah di Bengawan Solo, Bojonegoro. Dalam identitas seorang PNS," kata Winaya.

Winaya menambahkan, proses pencarian korban melibatkan Tim Basarnas, TNI dan Polri sejak korban dilaporkan bunuh diri. Diketahui, korban merupakan staf di RSUD dr Soeroto Ngawi.

"Dia memang staf RSUD dr Soeroto. Diduga faktor ekonomi (pemicu bunuh diri)," lanjutnya.

Soal dugaan motif ekonomi, kata Winaya, berdasarkan hasil pemeriksaan beberapa saksi. Baik dari keluarga maupun teman korban. Bersama sang suami yang juga ASN di Pemkab Ngawi, korban memiliki usaha rental mobil yang diduga kini sepi pelanggan.

"Suami juga ASN dan berdua mengelola mobil rental diduga mungkin sepi jadi ekonomi pemicu bunuh dirinya," paparnya.

Sementara Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP I Gusti Agung Ananta mengatakan, tidak ada motif asmara dalam aksi bunuh diri tersebut. Dari keterangan beberapa saksi, usaha rental korban sepi sehingga diduga banyak utang.

"Memang diduga motif ekonomi, terkait utang rental mobil mungkin sepi," pungkas Agung.

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapapun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

(sun/bdh)