Cerita Pembunuhan Pegawai Kafe Mojokerto, Pesta Miras Hingga Pelecehan Seksual

Enggran Eko Budianto - detikNews
Senin, 25 Jan 2021 17:47 WIB
pembunuhan di mojokerto
Mako Abrianto Kartika Yudha, pembunuh pegawai kafe yang salah sasaran (Foto: Enggran Eko Budianto)
Mojokerto -

Pembunuhan Ananda Putra Wiyanto alias Nanda (18) dipicu persoalan asmara. Seperti apa cerita lengkap pembunuhan pegawai kafe di Kabupaten Mojokerto tersebut?

Nanda merupakan pegawai bagian administrasi Kafe Gama di Desa/Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Anak pertama dari tiga bersaudara pasangan Wiwik Nur Astutik (36) dan Agus Heriyanto (41) itu baru tiga hari bekerja di kafe tersebut.

Nestapa yang menimpanya bermula pada Sabtu (26/12/2020). Saat itu Nanda diajak pemilik kafe berinisial GM (26) bermalam di rumahnya di Desa Jasem, Kecamatan Ngoro, Mojokerto. Mereka bertolak dari Kafe Gama sekitar pukul 21.00 WIB.

Saat itu, Nanda naik satu mobil dengan GM dan dua perempuan. Salah satu gadis di dalam mobil tersebut berinisial VI. Yakni kekasih Mako Abrianto Kartika Yudha (19), warga Desa Mojolebak, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. Sedangkan Nanda berpasangan dengan gadis satunya.

"Saat itu, korban bersama rekan-rekannya meminum minuman keras di rumah GM," kata Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander saat jumpa pers di kantornya, Jalam Gajah Mada, Kecamatan Mojosari, Senin (25/1/2021).

Saat asyik menenggak bir, VI diduga mendapat pelecehan seksual dari GM. Dia memutuskan keluar dari kamar GM lantaran tak terima diperlakukan tak senonoh. Nanda pun mengikuti VI hingga ke depan rumah GM.

"Yang mengganggu kekasih tersangka berdasarkan keterangan yang kami gali adalah GM sebagai pemilik kafe tempat bekerja korban," terang Dony.

Rupanya VI mengadukan pelecehan seksual yang dia alami kepada kekasihnya, Mako. Namun saat itu, dia tidak menyampaikan kepada Mako nama orang yang melakukan perbuatan tidak senonoh tersebut.

Tak terima kekasihnya dilecehkan, Mako pun datang ke rumah GM pada Minggu (27/12/2020) sekitar pukul 01.00 WIB. Dia diantar temannya berinisial MTR (16), warga Kecamatan Jetis mengendarai sepeda motor Honda Vario warna putih nopol W 3350 SX.