4 Orang Sekeluarga di Trenggalek Meninggal Beruntun, 3 Positif COVID-19

Adhar Muttaqin - detikNews
Sabtu, 23 Jan 2021 21:02 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Trenggalek Saeroni
Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Trenggalek Saeroni/Foto: Adhar Muttaqin
Trenggalek -

Empat orang dalam satu keluarga di Trenggalek meninggal secara beruntun, dalam kurun 10 hari. Tiga di antaranya positif COVID-19.

Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Trenggalek Saeroni mengatakan, tiga pasien COVID-19 yang meninggal dunia itu adalah A (anak laki-laki), E (ibu A) dan I (ayah A). Sedangkan S (kakek A) belum dipastikan apakah terpapar virus Corona, karena meninggal dunia di rumahnya.

"Kasus itu berawal dari keluhan batuk pilek, kemudian diperiksakan ke dokter dan dilanjutkan swab, hasilnya positif," kata Saeroni, Sabtu (23/1/2021).

Dari kasus tersebut akhirnya petugas melakukan tracing atau penelusuran kepada kontak erat pasien di Kecamatan Pogalan. Dari situlah diketahui berapa anggota keluarga pasien juga dinyatakan positif COVID-19.

Dari data yang dihimpun detikcom, pasien pertama yang meninggal dunia adalah A pada 14 Januari 2021. Pasien meninggal dunia saat menjalani perawatan di RS Budi Asih Trenggalek. Sehari kemudian, tanggal 15 Januari E juga meninggal dunia, pasien mengembuskan napas terakhir di RSUD dr Soedomo Trenggalek.

Tidak hanya itu, pada tanggal 17 Januari giliran S meninggal dunia di kediamannya. Terkait kakek tersebut, dinas kesehatan tidak bisa memastikan apakah terpapar virus Corona atau tidak, sebab pihaknya belum sempat menjalani pemeriksaan. Meski demikian yang bersangkutan dimakamkan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Sedangkan I meninggal dunia pada 22 Januari di RSUD dr Soedomo Trenggalek. "Jadi, mereka meninggalnya tidak bersamaan, melainkan berurutan pada hari yang berbeda," ujar Saeroni.

Kadinkes Trenggalek menambahkan, selain yang meninggal dunia, saat ini salah satu anggota keluarga juga ada yang terpapar virus Corona dan saat ini masih menjalani karantina di asrama COVID-19 Trenggalek.