Uji Coba Sekolah Tatap Muka di Banyuwangi Dimulai dari Pinggiran

Ardian Fanani - detikNews
Senin, 18 Jan 2021 12:59 WIB
Uji coba sekolah tatap muka di Banyuwangi dimulai hari ini. Untuk meminimalisir penularan COVID-19, pembelajaran dimulai dari wilayah pinggiran.
Uji coba sekolah tatap muka di SDN 1 Glagah, Banyuwangi/ Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi - Uji coba sekolah tatap muka di Banyuwangi dimulai hari ini. Untuk meminimalisir penularan COVID-19, pembelajaran dimulai dari wilayah pinggiran.

Salah satunya di SDN 1 Glagah. Pantauan detikcom, siswa kelas 6 SD mulai melakukan kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM). Pembatasan pun dilakukan. Mulai dari kehadiran siswa 25 persen, hingga pelajaran yang durasinya singkat. Tak ada mata pelajaran khusus yang diajarkan. Hanya pengenalan tentang penularan COVID-19.

"Kalau wilayah kota SD-nya mungkin bisa dari daerah Karangrejo, bukan Kepatihan atau Brawijaya. Kita mulai dari yang sepi kasus dulu," ujar Plt Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi, Suratno kepada wartawan.

Suratno menambahkan, sekolah yang menerapkan PTM pertama adalah yang wilayah peta risikonya paling rendah. Untuk SD ada 105 sekolah yang sudah diverifikasi.

"Sementara kita mulai dari jenjang SD kelas atas dan beberapa SMP. Untuk SMA dan SMK mungkin akan mengikuti kita. Sedangkan untuk sekolah di bawah Kemenag sementara belum merekom MI. Hanya beberapa MTs saja, sedangkan untuk MA masih menanti rekom Kanwil Kemenag Jatim," jelas Suratno.

Suratno menekankan, izin uji coba PTM dikeluarkan Ketua Satgas COVID-19 Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas pada Jumat (15/1). Keluarnya izin dari bupati bukan berarti semua sekolah langsung boleh membuka pembelajaran. Proses pembelajaran tetap dilakukan secara terbatas.

Meski tak dirinci, namun dalam izin bupati tersebut menyerahkan dan menugaskan Dinas Pendidikan untuk melakukan pemantauan dan evaluasi sekolah tatap muka, termasuk strateginya.

Selanjutnya
Halaman
1 2