Fakta soal Pelaku Kasus Pemuda Tewas Dikeroyok Gegara Pakai Baju Perguruan Silat

Enggran Eko Budianto - detikNews
Sabtu, 02 Jan 2021 17:57 WIB
Polisi meringkus tiga pelaku penganiayaan yang menewaskan Slamet Kuncoro (22) pada malam tahun baru 2021. Ketiga pelaku ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 351 ayat (3) KUHP tentang Penganiayaan.
Awaludin Jamil (26) (foto bawah)/Foto: Istimewa
Jombang -

Polisi telah meringkus tiga pelaku yang menganiaya Slamet Kuncoro (22) hingga tewas pada malam tahun baru. Tersangka utama dalam kasus penganiayaan tersebut ternyata guru silat.

Kepala Unit Pidana Umum Satreskrim Polres Jombang Ipda Aspio Tri Utomo mengatakan, tersangka utama dalam kasus ini adalah Awaludin Jamil (26). Warga Dusun Bulak, Desa Mojokrapak, Kecamatan Tembelang ini guru silat.

Dia juga menjadi ketua ranting salah satu perguruan silat di Kecamatan Tembelang. "Tersangka Jamil ini ketua ranting dan juga pelatih silat," kata Utomo saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (2/1/2021).

Ia menjelaskan, Jamil berduel dengan Slamet di jalan paving sebelah rumahnya pada malam tahun baru, Kamis (31/12) sekitar pukul 23.16 WIB. Duel yang tidak seimbang melawan Jamil mengakibatkan korban tidak sadarkan diri.

Slamet menderita sejumlah luka memar di tubuhnya. Kepala korban juga terbentur jalan paving karena terjatuh saat berduel melawan Jamil.

"Korban akhirnya meninggal dunia pukul 02.00 WIB (pada Jumat 1 Januari 2021)," terang Utomo.

Dua tersangka lainnya yang juga diringkus polisi turut serta dalam penganiayaan terhadap Slamet. Agus Setiawan (18), warga Dusun Bulak, Desa Mojokrapak menjadi wasit dalam duel tersebut.

Selanjutnya
Halaman
1 2