Pemuda Ini Tewas Dikeroyok Gegara Pakai Baju Perguruan Silat, 3 Pelaku Diringkus

Enggran Eko Budianto - detikNews
Sabtu, 02 Jan 2021 14:42 WIB
Polisi meringkus tiga pelaku penganiayaan yang menewaskan Slamet Kuncoro (22) pada malam tahun baru 2021. Ketiga pelaku ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 351 ayat (3) KUHP tentang Penganiayaan.
Tiga pelaku penganiayaan yang menewaskan Slamet Kuncoro (22)/Foto: Istimewa
Jombang -

Polisi meringkus tiga pelaku penganiayaan yang menewaskan Slamet Kuncoro (22) pada malam tahun baru 2021. Ketiga pelaku ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 351 ayat (3) KUHP tentang Penganiayaan.

Kepala Unit Pidana Umum Satreskrim Polres Jombang Ipda Aspio Tri Utomo mengatakan, ketiga pelaku diringkus pada Jumat (1/1) sekitar pukul 06.00 WIB. Tersangka utama kasus ini adalah Awaludin Jamil (26), warga Dusun Bulak, Desa Mojokrapak, Kecamatan Tembelang, Jombang.

Dua tersangka lainnya yaitu Agus Setiawan (18), warga Dusun Bulak, Desa Mojokrapak dan M Khoirur Rozikin (19), warga Desa Sobontoro, Kecamatan Balen, Bojonegoro. Rozikin mondok di salah satu pesantren besar di Kabupaten Jombang.

"Sementara tiga orang itu yang kami tetapkan sebagai tersangka," kata Utomo saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (2/1/2021).

Ia menjelaskan, penganiayaan yang menewaskan Slamet terjadi di jalan paving di sebelah rumah tersangka Jamil pada Kamis (31/12/2020) sekitar pukul 23.16 WIB. Pemuda warga Dusun Besuk Agung, Desa Sumberagung, Kecamatan Peterongan, Jombang itu terkena tendangan dan pukulan saat berduel dengan Jamil.

"Saat duel dengan Jamil, korban ditendang kakinya hingga terpelanting ke belakang kepalanya terbentur jalan paving. Korban lemas," terang Utomo.

Tersangka Agus, lanjut Utomo, berperan sebagai wasit dalam duel Slamet melawan Jamil. Dia juga beberapa kali membangunkan korban yang tersungkur karena kalah dalam pertarungan. Sedangkan Rozikin merekam video duel tersebut.

Selanjutnya
Halaman
1 2