Ungkap Kasus Tabrak Lari, Polantas Sidoarjo Dapat Penghargaan

Suparno - detikNews
Kamis, 31 Des 2020 14:51 WIB
polresta sidoarjo
Kasat Lantas Polres Sidoarjo menerima penghargaan dari Dirlantas Polda Jatim (Foto: Istimewa)
Sidoarjo -

Kinerja Sat Lantas Polresta Sidoarjo mendapatkan apresiasi dari Polda Jatim. Apresiasi itu berupa penghargaan untuk pengungkapan kasus tabrak lari.

Pemberian penghargaan dilakukan oleh Ditlantas Polda Jatim di lapangan Sat PJR Polda Jatim kepada Kasat Lantas dan penyidik laka lantas atas keberhasilan mengungkap kasus tabrak lari yang terjadi di wilayah hukum Polresta Sidoarjo.

Kasat Lantas Polresta Sidoarjo AKP Wikha Ardilestanto mengatakan penghargaan diberikan setelah pihaknya berhasil mengungkap kasus tabrak lari di wilayah Waru tepatnya di Jalan Raya Perum Pondok Candra. Kejadiannya pada Minggu 20 Desember 2020. Kejadiannya adalah kecelakaan anak balita yang menjadi korban tabrak lari oleh pengendara motor.

"Penghargaan ini diberikan kepada Kasat Lantas dan anggota unit Laka Lantas yang mampu mengungkap kasus tabrak lari," kata Wikha kepada detikcom, Kamis (31/12/2020).

Wikha menjelaskan penghargaan tersebut diharapkan mampu menambah motivasi anggota dalam bekerja, khususnya dalam penanganan kecelakaan. Sehingga nantinya akan berimbas pada peningkatan kualitas kinerja Satlantas secara keseluruhan.

"Semoga prestasi ini mampu memberikan motivasi terhadap anggota, dan ke depannya dalam penanganan laka lebih cepat, tepat, dan akurat," tambah Wikha.

Sementara itu Kanit Laka Polresta Sidoarjo AKP Sugeng Sulistiyono mengatakan adanya penghargaan itu akan menambah motivasi dan memacu kinerja anggota khususnya unit Laka Polresta Sidoarjo. Ke depan, sesuai arahan dan petunjuk pimpinan, pihaknya akan membentuk tim khusus untuk menangani dan mengungkap kasus tabrak lari.

"Guna memberikan kepastian hukum dan edukasi kepada masyarakat untuk bertanggung jawab ketika terlibat laka lantas. Kami mengharapkan masyarakat jangan takut untuk melapor. Bila mengetahui dan atau terlibat laka lantas, biasakan langsung melapor ke kepolisian terdekat," kata Sugeng.

(iwd/iwd)