Cerita Penjual Terompet Tetap Bertahan Meski Laku Satu Sehari

Muhajir Arifin - detikNews
Kamis, 31 Des 2020 12:28 WIB
Cerita Penjual Terompet Tetap Bertahan Meski Laku Satu Sehari
Penjual terompet (Foto: Muhajir Arifin/detikcom)
Pasuruan -

Penjual terompet saat tahun baru di Kota Pasuruan mengeluh. Dalam sehari, jika satu hingga dua buah terompet laku, pedagang merasa senangnya bukan main. Sehari bisa menjual satu hingga dua buah terompet sudah membuat penjual senang.

Salah satu penjual terompet yang mangkal di Alun-Alun Pasuruan, Muhammad Jainal Hadad (32), mengaku harus mengencangkan ikat pinggang. Pasalnya omset penjualannya anjlok. Tentunya sepinya pembeli jadi pemicunya.

"Sehari laku satu, kadang dua, kadang nggak laku sama sekali. Mungkin karena Corona ya," kata Jainal, Kamis (31/12/2020).

Pria tiga anak ini mulai mangkal di alun-alun sejak 10 hari lalu. Selama itu, penjualannya tak lebih dari dua buah sehari.

"Harga terompet macam-macam. Ada yang Rp 15 ribu, Rp 10 ribu dan Rp 5 ribu. Kalau yang harga Rp 5 terjual satu, ya dapat untung Rp 3 ribu," ungkapnya.

Jainal mengatakan ia baru mendengar jika pemerintah kota melarang perayaan tahun baru. Ia mengaku pasrah dan mencoba tetap berjualan.

Selanjutnya
Halaman
1 2