Deteksi Dini Gangguan Masyarakat, Polisi Gandeng Komunitas Peduli Kamtibmas

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Sabtu, 26 Des 2020 21:35 WIB
polrestabes surabaya
Komunitas peduli kamtibmas (Foto: Deny Prastyo Utomo)
Surabaya -

Polisi di Surabaya menggandeng komunitas masyarakat peduli Kamtibmas. Komunitas tersebut akan membantu kepolisian jika ada gangguan Kamtibmas, khususnya di malam pergantian tahun.

Secara simbolis, mereka disematkan jaket berlogo kepala burung hantu oleh Kapolrestabes Surabaya Kombes Johnny Eddizon Isir.

Kasat Intelkam AKBP Wimboko mengatakan kelompok masyarakat yang peduli akan kamtibmas akan membantu kepolisian dalam memberikan informasi gangguan kamtimas mulai dari kemacetan, perkelahian, dan kejadian seperti penjambretan.

"Di sela-sela kegiatan hariannya, mereka memberikan informasi kepada kepolisian tentang adanya gangguan kamtibmas baik itu kemacetan, perkelahian, bahkan kita pernah kemarin melakukan penangkapan terhadap jambret itu dari mereka," kata Wimboko kepada detikcom, Sabtu (26/12/2020).

Wimbiko mengatakan komunitas peduli kamtibmas yang beranggotakan 130 orang tersebut tersebar di seluruh wilayah Kota Surabaya. Mereka juga dari berbagai latar belakang.

"Jumlahnya ada 130 orang, terdiri ojek, sopir taksi, macam-macam," ungkap Wimboko.

Dalam tugasnya, Wimboko menjelaskan jika mereka melakukan tindakan kepolisian terbatas yang sekadar menginformasikan dan mengamankan di lokasi.

"Tapi terbatas di sana saja, sampai di sana saja. Nanti mereka berkoordinasi aktif dengan pihak-pihak kepolisian, lalu kepolisian yang akan melakukan tindakan selanjutnya," lanjut Wimboko.

"Mereka dari kalangan masyarakat. Mereka aktif setiap malam dan kumpul di suatu tempat dan meeting pointnya di mana, mereka akan berkumpul dan akan menyampaikan jika ada kegiatan masyarakat tertutup atau apa dan kita lakukan lidik," ujar Wimboko.

Wimboko menambahkan peran para komunitas ini sangat penting. Ke depan pihaknya akan melakukan pengembangan. Sebab mereka berniat membantu kamtibmas di Surabaya.

"Sangat memungkinkan kita kembangkan komunitas ini dengan niat untuk membantu kamtibmas yang ada di Surabaya," tandas Wimboko.

(iwd/iwd)