Surat Gubernur Belum Diterima, Wisata Air di Mojokerto Buka di Libur Nataru

- detikNews
Rabu, 23 Des 2020 20:40 WIB
wisata di mojokerto
Wisata air di Mojokerto (Foto: Enggran Eko Budianto/File)
Mojokerto -

Hingga sore ini Pemkab Mojokerto belum menerima surat dari Gubernur Jatim terkait larangan dibukanya wisata air selama libur panjang Nataru. Oleh sebab itu, wisata kolam renang hingga pemandian air panas di Bumi Majapahit tetap dibuka pada libur panjang yang dimulai besok.

"Surat resmi dari Gubernur belum ada. Sesuai arahan Pak Bupati kemarin mengacu surat edaran ini," kata Kepala Dipaspora Kabupaten Mojokerto Amat Susilo saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (23/12/2020).

Surat edaran yang dimaksud Amat adalah surat imbauan perayaan Natal 2020 dan tahun baru 2021. Surat nomor 440/3136/416-105/2020 tersebut ditandatangani Asisten I Sekda Kabupaten Mojokerto Didik Chusnul Yakin tanggal 18 Desember lalu.

Surat ini salah satunya berisi imbauan untuk para pengelola objek wisata, hotel, penginapan, area publik agar mematuhi dan melaksanakan protokol kesehatan (prokes). Mereka juga diminta tidak menggelar acara yang mengundang kerumunan.

Asisten I Sekda Kabupaten Mojokerto Didik Chusnul Yakin menjelaskan, pihaknya berpedoman pada surat imbauan tersebut dan SE Bupati tentang adaptasi kebiasaan baru dan peningkatan disiplin prokes selama belum ada surat dari Gubernur Jatim yang melarang wisata air dibuka selama libur panjang Nataru.

Artinya, wisata kolam renang, wahana permainan air dan pemandian air panas di Kabupaten Mojokerto tetap dibuka selama libur panjang Nataru. Pengelola tempat wisata wajib menerapkan prokes. Jumlah pengunjung juga dibatasi maksimal 50 persen dari kapasitas normal.

"Iya (besok tetap buka). Kalau sudah ada suratnya (dari Gubernur Jatim), kami lakukan penyesuaian. Kami sampaikan ke OPD-nya, Disparpora. Kami taat terhadap anjuran yang disampaikan atasan," jelasnya.

Disparpora Kabupaten Mojokerto selama ini mengelola 12 objek wisata alam dan sejarah. Yaitu wisata Padusan Pacet, pemandian air panas Pacet, air terjun Dulundung Trawas, petirtaan Jolotundo Trawas, Makam Troloyo Trowulan, Museum Trowulan, eko wisata Tanjungan Kemlagi, pemandian Ubalan Pacet, air terjun Coban Canggu Pacet, serta Candi Bajangratu, Candi Brahu dan Candi Tikus di Trowulan.

Pembatasan wisatawan bakal diterapkan selama libur panjang Natal dan tahun baru 2021 (Nataru) pada 24-27 Desember dan 31 Desember-3 Januari nanti. Daya tampung kolam renang Ubalan dibatasi dari 75 wisatawan menjadi maksimal 35 orang.

Begitu pula di objek wisata Padusan. Kolam renang besar yang mampu menampung 200 wisatawan, akan dibatasi maksimal untuk 75 orang saja. Sedangkan di pemandian air panas Padusan dari 100 orang dibatasi maksimal 50 orang.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengeluarkan kebijakan khusus terkait perayaan libur Nataru karena kasus positif COVID-19 terus meningkat. Salah satunya tempat wisata air dilarang buka.

"Jadi posisinya tidak diperkenankan melakukan pesta pergantian tahun. Setiap hotel atau tempat wisata yang punya rekreasi air atau kolam renang tidak dibenarkan untuk dibuka. Khusus wisata air, yaitu kolam renang dilarang buka," ujar Khofifah, Senin (21/12/2020).

(iwd/Enggran Eko Budianto)