Tekan COVID-19, Risma Larang Jualan Terompet untuk Rayakan Tahun Baru

Esti Widiyana - detikNews
Kamis, 17 Des 2020 19:16 WIB
wali kota risma
Wali Kota Risma (Foto: Esti Widiyana)
Surabaya -

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meminta warganya tetap di rumah bersama keluarga saat tahun baru 2021. Risma juga melarang terompet dijual di Surabaya untuk perayaan pergantian tahun.

Terompet sendiri dibunyikan dengan ditiup. Karena itu Risma meminta agar tidak ada yang menjual terompet agar tidak ada penularan COVID-19.

"Itu tidak boleh, karena saya kuatir nanti kan mungkin dicoba-coba ditiup kemudian gantian, kan risiko penularannya besar sekali," kata Risma di Balai Kota Surabaya, Kamis (17/12/2020).

Namun berbeda jika warga membuat terompet sendiri. Sebab, saat membuat sendiri akan dicoba dan digunakan sendiri. Maka tidak khawatir akan penularan, asalkan tidak ditiup bersama.

"Jadi karena itu sudah gak kita bolehkan jual terompet, kecuali bikin sendiri. Artinya dipakai sendiri, bukan dijual karena saya khawatir menularkan ke orang lain," jelas Risma.

Pemkot Surabaya nantinya juga akan melakukan razia penjual terompet di Surabaya.

"Pasti kita ada razia, penindakannya sesuai dengan Perda Surabaya tentang ketertiban umum dan ketentraman masyarakat," tegas Risma.

Risma juga mengajak masyarakat agar melaporkan ke Command Center jika menemukan penjual terompet. Bagi Risma, keselamatan dan kesehatan masyarakat adalah hal yang utama dan tidak ingin kasus COVID-19 di Surabaya kembali meningkat.

"Sekali lagi kami mohon kerjasamanya. Kalau kita semakin cepat memutus mata rantai COVID-19, maka kita semakin cepat kembali hidup normal," pungkas Risma.

(iwd/iwd)