Layanan Prostitusi di Kafe Sidoarjo yang Digerebek Sudah Berjalan Sebulan

Hilda Meilisa - detikNews
Kamis, 17 Des 2020 16:04 WIB
polisi bongkar kafe esek-esek
Muncikari yang jadi tersangka (Foto: Hilda Meilisa Rinanda)
Surabaya -

Polisi membongkar praktik prostitusi yang terjadi di Yayang Cafe and Resto, Sidoarjo. Muncikari yang menjadi tersangka, Janji Ratnawati atau Mami Semi mengaku telah sebulan melakukan aksinya.

"Laporan yang kami terima sudah berlangsung satu bulan," kata Kasubdit Renakta Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Ali Mahfud kepada detikcom di Surabaya, Kamis (17/12/2020).

Ali menambahkan pengunjung yang menggunakan jasa Mami Semi cukup banyak. Saat digerebek, polisi menemui dua orang tamu sedang berbuat asusila dengan dua LC atau pemandu lagu di room karaoke.

"Waktu kita tangkap ada dua orang pengunjungnya. Dua orang tamu dalam satu ruang, mereka sedang berhubungan asusila," ungkap Ali.

"Itu kejadiannya di room karaoke, seperti karaoke yang lain. Mami ini kan beroperasi di situ, menawarkan jasa pemandu lagu untuk melayani tamu," imbuh Ali.

Dalam kasus ini, polisi mengamankan tujuh pemandu lagu atau LC, seorang kasir dan seorang tamu untuk dimintai keterangannya menjadi saksi. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Yakni celana dalam pria dan wanita, uang Rp 1,4 juta yang menjadi tip LC dan muncikari, hingga bill room karaoke di lokasi kejadian.

Sedangkan untuk tersangka Janji Ratnawati (41) atau kerap disebut Mami Semi, warga Jalan KH Sulaiman, Desa Gemurung, Gedangan, Sidoarjo ini dikenakan pasal 296 dan 506 KUHP dengan ancaman pidana 1 tahun lebih 5 bulan. Mami Semi dijadikan tersangka karena menyediakan jasa prostitusi yang menawarkan pemandu lagu untuk melayani tamu berhubungan asusila.

(hil/iwd)