Ini Tarif yang Dipatok Mami untuk Layanan Prostitusi di Kafe Sidoarjo

Hilda Meilisa - detikNews
Rabu, 16 Des 2020 16:23 WIB
polisi bongkar kafe esek-esek
Gerebek Kafe sediakan prostitusi, polisi tersangkakan Mami Semi (Foto: Hilda Meilisa Rinanda)
Surabaya -

Polisi membongkar praktik prostitusi di Yayang Cafe and Resto, Sidoarjo. Dalam kasus ini, polisi menyebut tersangka muncikari mematok tarif jutaan rupiah untuk layanan esek-esek yang ditawarkan.

Wadirreskrimum Polda Jatim AKBP Nasrun Pasaribu mengatakan tersangka adalah Janji Ratnawati (41) atau Mami Semi. Tersangka mengaku mematok tarif yang beragam. Mulai dari Rp 1,5 juta hingga Rp 2 juta.

"Tarifnya lebih kurang sebanyak Rp 1,5 juta sampai dengan Rp 2 juta," kata Nasrun di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Rabu (16/12/2020).

Selain mengamankan muncikari yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, polisi juga mengamankan tujuh pemandu lagu atau LC, seorang kasir dan seorang tamu. Namun mereka hanya dimintai keterangan menjadi saksi.

Nasrun menambahkan praktik prostitusi ini dilakukan di dalam room karaoke yang terletak di kafe tersebut.

"Tersangka ini menyiapkan, menyediakan bahwasanya pelayanan khusus untuk yang melaksanakan kegiatan hubungan badan, sehingga ia menyiapkan tempat kemudian menyediakan orangnya untuk melakukan tindak pidana prostitusi," imbuh Nasrun.

Sebelumnya, polisi mengaku mendapat informasi dari masyarakat adanya praktik prostitusi di dalam cafe. Sementara itu, Mami Semi melanggar pasal 296 dan 505 KUHP dan kini telah ditahan.

"Berdasarkan informasi dari masyarakat kita melakukan pengungkapan, untuk pasal yang diterapkan adalah 296 dan 506 KUHP dengan ancaman pidana lebih kurang 1 tahun lebih 5 bulan. Kemudian selanjutnya kita lakukan penahanan terhadap tersangka," tambahnya.

Dari penggerebekan ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Yakni celana dalam pria dan wanita, uang Rp 1,4 juta yang menjadi tip LC dan muncikari, hingga bill room karaoke di lokasi kejadian.

"Kemudian untuk tersangka telah kita lakukan penahanan dan untuk barang bukti sejumlah uang Rp 1.400.000, kemudian pembayaran Bill room kemudian celana dalam wanita dan pria," pungkas Nasrun.

Simak video 'Prostitusi Sudah Ada Sejak Ribuan Tahun Sebelum Masehi':

[Gambas:Video 20detik]



(hil/iwd)