Beredar Pesan Larangan ke Kota Malang karena Zona Hitam, Polisi Sebut Hoaks

Muhammad Aminudin - detikNews
Senin, 14 Des 2020 13:58 WIB
Beredar Pesan Larangan ke Kota Malang, Polisi: Hoaks
Foto: Tangkapan Layar

"Silahkan mas sampaikan saja bahwa berita tersebut hoaks dan tidak benar. Kita sedang menyelidiki siapa yang membuat dan memposting pertama," tambahnya.

Sementara berdasarkan data Satgas COVID-19 Kota Malang per 13 Desember 2020, jumlah terkonfirmasi positif sebanyak 2648 atau bertambah 124 orang.

Sedangkan, pasien meninggal dunia sebanyak 259 atau bertambah 5 orang, sembuh 2214 bertambah 57 orang dari hari sebelumnya.

Beredar Pesan Larangan ke Kota Malang, Polisi: HoaksBeredar Pesan Larangan ke Kota Malang, Polisi: Hoaks/ Foto: Tangkapan Layar

Untuk pasien dalam pemantauan berjumlah 175 orang, bertambah 62 orang. Kabag Humas Pemkot Malang Nur Widianto menjelaskan, penambahan kasus COVID-19 masih dikarenakan adanya beberapa klaster sebelumnya.

"Pusaran sebaran virus tetap sama dari beberapa klaster kemarin. Yaitu, klaster perkantoran, dunia pendidikan atau perguruan tinggi, serta suspect di rumah sakit, yang kemudian naik statusnya terkonfirmasi positif COVID-19," ungkapnya Kabag Humas Pemkot Malang, Nur Widianto terpisah.

Pemerintah Kota Malang juga melarang pelaksanaan wisuda luring atau tatap muka di seluruh perguruan tinggi di Kota Malang. Larangan tertuang dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Malang Nomor 30 Tahun 2020 diterbitkan 10 Desember 2020 lalu.

Halaman

(fat/fat)