KPU Banyuwangi Pastikan Pasien COVID-19 Bisa Nyoblos Besok

Ardian Fanani - detikNews
Selasa, 08 Des 2020 21:49 WIB
Gedung Diklat ASN Banyuwangi
Gedung Diklat ASN Banyuwangi (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi -

Pasien COVID-19 yang saat ini menjalani karantina terpusat di Gedung Diklat ASN di Kecamatan Licin, Banyuwangi bakal diakomodir oleh KPU setempat. Hak suara pasien terkonfirmasi positif COVID-19 dipastikan bisa tersalurkan dengan kesiapan penunjang yang lain. Termasuk formulir A5 hingga kertas surat suara.

Komisioner KPU Banyuwangi, Ari Mustofa mengatakan, saat ini pasien positif COVID-19 yang melakukan karantina terpusat sekitar 37 orang. Dimungkinkan akan bertambah sesuai data dari Dinas Kesehatan dan Gugus Tugas COVID-19.

Berdasarkan hasil koordinasi yang dilakukan, proses pencoblos yang dilakukan di Gedung Diklat ASN akan diserahkan kepada tenaga medis, yang didampingi oleh anggota KPPS. Sementara proses perpindahan pencoblosan ataupun formulir A5 sudah disiapkan oleh KPU sesuai dengan data yang disampaikan oleh penanggung jawab karantina Gedung Diklat.

"Setelah dikoordinasikan, pasien yang berada di balai Diklat adalah pasien COVID-19 tanpa gejala atau OTG, sehingga kami bersepakat proses pencoblosan diserahkan tenaga medis yang sudah diberi bekal, dan anggota KPPS tetap datang ke lokasi namun hanya menunggu didepan pagar," ungkap Ari Mustofa kepada detikcom, Selasa (8/12/2020).

Ari Musfoto mengungkapkan petugas PPK akan terus berkomunikasi dengan penanggung jawab Gedung Diklat terkait berapa orang yang dirawat disana termasuk penyiapan formulir A5 dan penyediaan Surya suara di TPS terdekat dari balai Diklat.

"Kalau itu sudah kami siapkan semuanya, tinggal pelaksanaan, yang kami harap bisa berjalan lancar," ungkap Ari.

Sementara Komisioner Bawaslu Banyuwangi, Hasyim Wahid menegaskan, memang harus ada perlakuan khusus untuk melindungi hak pilih pasien COVID-19 yang isolasi di Balai Diklat PNS. Hal ini semata-mata untuk mencegah terjadinya klaster Pilkada dan keterpenuhan hak pilih.

"Kita sudah memberikan beberapa saran kepada teman-teman KPU. Misalnya dengan melibatkan tenaga kesehatan, dan anggota KPPS mengunakan hazmat, untuk memastikan benar-benar aman dari penyebaran COVID-19," ungkap Hasyim.

Sebagai informasi pada pilkada Banyuwangi ada sebanyak 1.304.909 orang yang masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT), yang terbagi menjadi 646.418 laki-laki dan 658.491 perempuan, yang tersebar di 25 kecamatan di Banyuwangi dengan 3.745 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

(iwd/iwd)